Golkar Minta Pemerintah RI Dorong DK PBB Setop Kekerasan Israel

·Bacaan 2 menit

VIVA – Aksi kebrutalan Israel yang menyerang rakyat Palestina menuai kecaman belahan dunia internasional termasuk dari Tanah Air. Partai politik ikut mengecam agresi militer Israel yang sudah menewaskan setidaknya 100 warga Palestina tersebut.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan pihaknya ikut mengecam keras kebrutalan tentara Israel terhadap rakyat Palestina. Ia bilang seharusnya umat manusia bisa saling menjaga perdamaian, terlebih saat ini suasana Idul Fitri.

"Partai Golkar mengecam dengan keras tindakan militer Israel yang bertanggungjawab atas kekerasan tersebut," tutur Airlangga dalam sambutannnya di acara Halal Bihalal secara virtual dengan seluruh pengurus Partai Golkar, Jumat, 14 Mei 2021.

Airlangga menyinggung aksi kebrutalan Israel dengan mengerahkan aparatnya saat akhir Ramadhan lalu di Masjid Al-Aqsa. Saat itu, aparat Israel menyerang muslim Palestina yang sedang menjalankan salat Tarawih.

Pun, aksi serangan itu sampai sekarang masih gencar dilakukan Israel termasuk via udara. Imbas serangan itu, menimbulkan korban dari warga sipil Palestina, bahkan perempuan dan anak-anak.

"Kita menyaksikan hingga saat ini masih terjadi serangan tentara Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza yang menewaskan sedikitnya 100 orang menjadi syuhada, termasuk anak-anak dan perempuan, serta ratusan korban luka lainnya," jelas Airlangga yang juga Menko Perekonomian itu.

Airlangga mengatakan, Golkar mendukung langkah aktif Pemerintah RI untuk mengambil inisiatif dan menggalang dukungan bagi penyelesaian konflik Palestina. Kata dia, saat ini pemerintah RI tengah menggalang dukungan melalui organisasi Konferensi Kerjasama Negara-Negara Islam (OKI), Gerakan Non-Blok (GNB), atau Committee on The Exercise of The Inalienable Right of The Palestinian People (CEIRPP).

Meski demikian, Airlangga menyebut Golkar juga mendorong Pemerintah RI bisa mengusulkan Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turun tangan dalam konflik ini. Kemudian, diharapkan DK PBB bisa mengambil langkah konkret menghentikan kekerasan yang dilakukan Israel.

Menurut dia, langkah nyata diperlukan agar tak makin banyak masyarakat sipil yang jadi korban kekerasan Israel.

“Partai Golkar juga mendesak kepada masing-masing pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan kekerasan yang dapat memperkeruh suasana dan semakin banyak korban yang berguguran,” tutur Airlangga.

Kemudian, ia menyampaikan bila peperangan tak akan menyelesaikan konflik antara Palestina dan Israel. Ia mengatakan peperangan hanya merugikan kedua belah pihak.

Dia berharap semua pihak bisa menyelesaikan masalahnya dalam jalur diplomasi satu meja. Penyelesaian ini bisa dengan proses perundingan dalam kerangka mencari solusi damai dalam konflik kedua negara.

Apalagi, kata dia, saat ini dunia masih ada persoalan penting yaitu pandemi COVID-19 yang belum teratasi. Ia bilang dunia mestinya bisa bersatu menghadapi pandemi inii.

“Seharusnya energi dunia dikonsentrasikan dan difokuskan pada perang kemanusiaan melawan COVID-19 yang saat ini masih menghantui di 215 negara seluruh dunia,” tutur Airlangga.

Adapun halal bihalal Partai Golkar 2021 virtual ini juga dihadiri tokoh Partai berlambang Beringin itu seperti Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie dan sejumlah petinggi lainnya. Selain itu, ada juga Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG). Ketua Umum IIPG Yanti Airlangga turut hadir.