Golkar-PPP Sepakat Kerjasama, Bentuk Tim untuk 2024, dan 2025-2045

Syahrul Ansyari, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 1 menit

VIVA - Usai menggelar pertemuan tertutup di kantor DPP Partai Golkar kawasan Slipi, Jakarta Barat, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, beserta jajarannya, bersama dengan rombongan Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan, Suharso Monoarfa, pun akhirnya menyepakati sejumlah hal.

Airlangga menjelaskan pembahasan antara pihaknya dengan para petinggi PPP itu antara lain membahas soal UU Pilkada, pandemi COVID-19, ekonomi, hingga Rencana Program Jangka Panjang (RPJP).

"Kita juga bahas mengenai rebooting rencana ke depan RPJP sampai 2024, di mana tentu perlu dilanjutkan ke 2025-2045 sehingga Partai Golkar dan PPP sepakat untuk membentuk tim," kata Airlangga di kawasan Slipi, Jakarta Barat, Selasa, 30 Maret 2021.

Baca juga: Bertemu Suharso, Airlangga Sebut Golkar-PPP Punya Banyak Kesamaan

Dia menambahkan, tim kolaborasi Golkar-PPP itu nantinya akan mempersiapkan segala macam hal yang mengarah ke RPJP 2025-2045, demi melanjutkan berbagai program pembangunan yang bisa dijalin melalui kerja sama antara Golkar-PPP ke depannya.

Hal senada juga diutarakan oleh Ketua Umum DPP PPP, Suharso Monoarfa, yang menyebut bahwa antara PPP dan Partai Golkar terdapat adanya kesamaan pandangan, mengenai upaya reinstall dan rebooting pembangunan.

"Apalagi antara PPP dan Golkar juga memiliki sisi historis saat merumuskan RPJP 2005-2024 tersebut," ujar Suharso.

Karenanya, lanjut Suharso, diharapkan baik PPP maupun Partai Golkar benar-benar bisa berkolaborasi dalam satu tim, yang akan menyusun bagaimana Rencana Pembangunan Jangka Panjang Indonesia (RPJP) 2025-2045 tersebut.

"Karena rencana 2020-2024 itu adalah bagian terakhir dari RPJP 2005-2024, yang waktu itu sama-sama dibidani oleh PPP dan Golkar," ujarnya.