Golkar silaturahmi dengan relawan Jokowi tergabung dalam Musra

Partai Golkar melangsungkan silaturahmi dengan sejumlah kelompok relawan Joko Widodo (Jokowi) yang tergabung dalam penyelenggara Musyawarah Rakyat (Musra) di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jakarta, Senin.

"Pertemuan silaturahmi dengan panitia nasional Musra dilaksanakan dalam rangka untuk mendengarkan penyelenggaraan Musra yang sudah dilaksanakan beberapa kali dan juga tentunya akan diselenggarakan di beberapa wilayah lain," kata Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian itu pun menyampaikan apresiasinya terhadap Musra yang dinilainya sebagai penyerap aspirasi rakyat, di mana diselenggarakan secara bertahap dan ditargetkan dilaksanakan secara nasional.

"Tentu yang dicapai dalam Musra, Golkar sebagai partai peserta pemilu tentu bisa menyerap aspirasi yang nanti disampaikan, dan yang kedua tentu aspirasi tersebut bisa juga dimasukkan melalui partai Golkar," katanya.

Airlangga menegaskan Golkar yang telah memiliki kemampuan untuk mengikuti kontestasi Pemilu 2024 karena sudah membentuk koalisi bersama dengan PAN dan PPP yakni Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan tetap terhadap masukan-masukan ke depannya.

"Ini akan terus digagas karena Partai Golkar basisnya terbuka untuk ide dan gagasan, termasuk dari seluruh masyarakat yang dihimpun melalui Musra," kata Airlangga.

Adapun Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi mengatakan bahwa acara silaturahmi dengan Partai Golkar pada hari ini merupakan kali pertama bagi gabungan organ relawan Jokowi itu melangsungkan kunjungan ke partai politik (parpol).

"Ini adalah pertemuan pertama kali relawan Jokowi ke kantor parpol dan inilah ke Kantor Golkar," kata pria yang menjabat sebagai Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT).

Budi menjelaskan dalam silaturahmi tersebut membahas hasil pertemuan Musra yang telah diselenggarakan di beberapa kota sebelumnya, di mana mencakup sejumlah kemungkinan nama yang akan diusung sebagai calon presiden dan calon wakil presiden dalam Pemilu 2024.

Ia juga menyebut ajang silaturahmi tersebut membahas isu-isu aktual yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di tempat Musra diadakan.

"Jadi Musra ini adalah instrumen untuk merekam seluruh harapan aspirasi masyarakat di seluruh Indonesia, sesuai dengan kondisi objektif masing-masing wilayah," kata Budi.

Silaturahmi yang dilangsungkan secara tertutup itu dimulai sekitar pukul 19.49 WIB. Airlangga didampingi oleh sejumlah pengurus DPP Partai Golkar bersama perwakilan 18 kelompok relawan Jokowi yang tergabung dalam penyelenggara Musra, salah satunya Ketua Panitia Musra Indonesia Panel Barus yang turut hadir.

Tampak pula sejumlah pimpinan Partai Golkar di antaranya Anggota Komisi I DPR Nurul Arifin yang menjabat Wakil Ketua Umum Golkar, serta Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar.

Kemudian, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily yang juga Ketua DPP Golkar, Wakil Ketua DPR RI Lodewijk Freidrich Paulus yang menjabat pula sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar dan Anggota Komisi XI DPR Puteri Komarudin.

Baca juga: Presiden Jokowi minta relawan tidak buru-buru beri dukungan untuk 2024

Baca juga: Tiga ketum parpol KIB sebut penentuan capres tidak perlu buru-buru

Baca juga: Airlangga: Wacana Ridwan Kamil masuk Golkar masih dibahas