Golkar Usung Aburizal Bakrie Jadi Capres 2014

Denpasar (ANTARA) - Pertemuan Dewan Pimpinan Daerah Golkar se-Indonesia dengan agenda konsolidasi nasional partai yang digelar di Kuta, Bali, menghasilkan keputusan untuk mengusung Aburizal Bakrie sebagai kandidat Presiden Republik Indonesia pada Pemilu tahun 2014.

"Pertemuan tersebut rencananya dua hari sejak Minggu hingga Senin (12/9), Tetapi dipersingkat karena seluruh pengurus Golkar menyepakati satu hal, yaitu mengusung Aburizal Bakrie jadi calon presiden pada Pemilu 2014," kata Ketua DPD Partai Golkar Bali Ketut Sudikerta di Denpasar, Senin.

Ia mengatakan, ada beberapa hal Aburizal Bakrie yang akrab dipanggil Ical itu dianggap sosok tepat untuk mewakili nurani rakyat Indonesia.

Di internal Partai Golkar sendiri, kata dia, Ical mampu menjadi corong pemersatu seluruh kader Golkar yang tersebar di seluruh Tanah Air.

"Pak Ical sosok tepat pemimpin Indonesia ke depan. Kami optimistis mendukung beliau," kata Sudikerta menegaskan.

Keputusan yang disepakati di Bali itu, menurut Sudikerta akan dituangkan kembali secara resmi pada rapat pimpinan nasional yang akan segera digelar.

"Keputusan untuk mengusung Ical akan dituangkan lagi secara resmi pada rapat pimpinan nasional atau Rapimnas mendatang," katanya.

Dikatakan, jajaran DPD Golkar Bali sendiri siap "all out" mengamankan mandat tersebut.

Kesiapan itu, menurut dia, disampaikan saat pertemuan DPD Golkar Bali dan DPD Golkar kabupaten/kota se-Bali dengan Sekretaris Jenderal DPP Golkar Idrus Marham di Kantor DPD Golkar Bali, di Jalan Surapati, Denpasar.

"Agenda yang paling dekat, kami memantapkan Pilkada Kabupaten Buleleng dan Gianyar pada tahun 2012, sebagai dasar untuk memenangkan Pemilu 2014," katanya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.