Golongan Darah Ini Berisiko Tinggi Terkena Diabetes

Ichsan Suhendra, Sumiyati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Selain gaya hidup tidak sehat, ada banyak faktor eksternal lain yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit. Salah satunya adalah golongan darah.

Menurut studi yang dilakukan pada 2014, yang diterbitkan di Diabetologia, jurnal Asosiasi Eropa, orang yang bergolongan darah selain O, berisiko terkena diabetes tipe-2.

Dilansir Times of India, Selasa 16 Maret 2021, dalam penelitian tersebut, 80 ribu wanita diamati untuk mencari hubungan antara golongan darah dan risiko diabetes tipe-2.

Di antara jumlah partisipan tersebut, 3.533 orang didiagnosis menderita diabetes tipe-2. Sementara orang-orang yang bergolongan darah selain O, juga memiliki risiko lebih tinggi.

Berdasarkan penelitian, wanita dengan golongan darah A, 10 persen lebih mungkin untuk mengembangkan diabetes tipe-2 jika dibandingkan dengan wanita yang bergolongan darah O. Namun, wanita dengan golongan darah B, 21 persen lebih mungkin untuk mengembangkan diabetes, dibanding wanita dengan golongan darah O.

Saat membandingkan setiap kombinasi dengan golongan darah O negatif, yang juga merupakan donor universal, wanita dengan golongan darah B positif, memiliki risiko tertinggi terkena diabetes tipe-2.

Menurut peneliti, hubungan antara risiko diabetes dengan golongan darah masih belum diketahui, tetapi ada beberapa kemungkinan untuk penjelasannya.

Sesuai penelitian, protein dalam darah yang disebut faktor non-Willebrand lebih tinggi pada orang yang bergolongan darah non O dan dikaitkan dengan peningkatan kadar gula darah. Para peneliti juga mengatakan, golongan darah ini juga dikaitkan dengan berbagai molekul yang diketahui terkait dengan diabetes tipe-2.

Jika seseorang menderita diabetes tipe-2, hal itu memengaruhi cara tubuh mereka dalam mengatur dan menggunakan gula. Hal ini dapat meningkatkan kadar gula darah, yang jika tidak ditangani bisa sangat berbahaya.