Golovkin pukul roboh Szeremeta pada ronde ketujuh

·Bacaan 2 menit

Miami (AFP) - Gennady Golovkin membuat sejarah tinju pada Jumat, dengan merobohkan Kamil Szeremeta sebanyak empat kali untuk mencatat kemenangan TKO ronde ketujuh atas penantangnya asal Polandia itu untuk mempertahankan gelar kelas menengah dunia IBF.

Golovkin yang berusia 38 tahun, menganvaskan Szeremeta di ronde pertama, kedua, keempat, dan ketujuh dalam pertarungan tidak imbang, mengungguli rekor Bernard Hopkins untuk pertahanan sabuk paling banyak, yaitu 21 kali.

"Itu sangat menyenangkan," kata Golovkin, asal Kazakhstan. "Saya kembali. Sudah saya katakan kalau saya akan kembali setelah pertarungan Canelo (Alvarez).

"Saya merasa sangat nyaman karena saya bekerja keras. Saya punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri dan saya sangat bangga dengan tim saya."

Szeremeta selamat dari kekalahan KO ronde ketujuh tetapi wasit akhirnya menghentikan pertarungan dalam pertarungan tanpa penonton di Seminole Hard Rock Hotel and Casino di Hollywood, Florida.

Szeremeta, 31, yang sebelumnya tak terkalahkan, benar-benar tidak berkutik sejak bel pertama dan dirobohkan untuk pertama kalinya di akhir babak pembukaan ketika Golovkin menghajarnya dengan hook kiri.

Golovkin (41-1-1, 36 KO) kembali menjatuhkannya di akhir ronde kedua dengan overhand tepat di telinga, dan di ronde keempat dengan pukulan uppercut ke dagu.

Mendapat pukulan bertubi-tubi membuat Szeremeta (21-1, lima KO) tidak sempat melakukan pembalasan atas Golovkin setelah ronde keempat. Tidak ada pukulannya yan berarti dan menjadi sangat jelas bahwa dia belum pernah menghadapi lawan sekaliber Golovkin sebelumnya.

Knockdown brutal terakhir terjadi di pertengahan ronde ketujuh ketika Golovkin menjatuhkan petinju Polandia itu dengan pukulan pendek ala Bruce Lee yang membuat Szeremeta terjengkang ke belakang ring.

Kemenangan mengesankan pada hari Jumat itu menghidupkan kembali kemungkinan pertarungan ketiga antara Golovkin dan Saul 'Canelo' Alvarez, yang mengalahkan Golovkin dengan keputusan kontroversial di Las Vegas pada 2018.

Pada hari Sabtu, Alvarez akan berhadapan dengan Callum Smith untuk merebut sabuk juara kelas menengah super. Kemenangan oleh Alvarez bisa membawa dunia tinju itu selangkah lebih dekat ke pertarungan ketiga dengan bayaran besar.

"Saya benar-benar terbuka untuk melawan siapa pun," kata Golovkin. "Apapun kesempatan terbaik saya, untuk bisnis.

"Kami akan menunggu besok untuk melihat siapa yang menang. Saya berharap ini laga yang hebat, tapi saya terbuka untuk siapa pun."

Kemenangan itu juga membungkam kritikan yang mengklaim Golovkin sudah menurun setelah kemenangan keputusan mutlak atas Sergiy Derevyanchenko dalam pertarungan terakhirnya pada Oktober 2019.