Google dan Impactto bantu "startup" Indonesia naik kelas

Google for Startup, sebuah inisiatif dari raksasa internet, telah menunjuk Impactto sebagai mitra lokal yang akan membantu dan membimbing para pendiri startup Indonesia untuk naik kelas.

Penunjukan Google beralasan karena Impactto merupakan platform pengembang startup kolektif yang bertujuan membantu startup tahap awal dalam proses pencapaian Product-Market Fit (PMF).

"Kami sangat senang dapat bermitra dengan Impactto untuk menemukan dan membantu generasi pendiri startup masa depan di Indonesia," kata Nicole Yap, APAC Partnerships Manager, Google for Startup, dalam pernyataan pers diterima di Jakarta Senin.

Menurut Nicole, wawasan lokal dan para pelatih Impactto yang dipadukan dengan sumber daya, mentor, dan teknologi dari Google, akan membantu para pendiri startup di Indonesia yang dinamis dalam mengembangkan bisnis mereka.

Baca juga: Sejarah di balik mangkuk ayam jago yang tampil di Google Doodle

Dalam kolaborasi ini, Impactto menyediakan pendampingan dan pelatihan untuk startup, serta menghubungkan mereka dengan stakeholders (investor, lembaga pemerintah, SDM, hingga mentor) yang tepat.

Para pelatih dan mentor Impactto pun terdiri dari pimpinan dan praktisi startup lokal ternama yang telah memiliki rekam jejak panjang, seperti Sociolla, Xendit, Halodoc, dan Mekari.

Sebelum bermitra dengan Google for Startups, Impactto juga telah bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memfasilitasi program pendampingan startup, seperti Startup Studio Indonesia (SSI) yang telah memasuki Batch ke-5, serta HUB.ID Summit yang mempertemukan pelaku startup dengan para investor.

Pada bulan Juni 2022, platform ini juga meluncurkan program inkubasi eksklusif “ImpacttoBuild”, di mana 20 startup terpilih berkesempatan mengikuti Coaching Sessions dan 5 diantaranya mendapatkan 1 on 1 Coaching Session serta mendapatkan Tech Support dari Impactto & partnernya.

"Impactto berupaya menghubungkan startup ke jaringan mentor dan pelatih yang bisa menanamkan pola pikir global (global mindset). Melalui jaringan mitra Google for Startups di lebih dari 60 negara, kami senang bisa membantu para pelaku startup di Indonesia belajar tentang mindset pengembangan produk di ekosistem startup yang berbeda," jelas Managing Partner dan Co-founder Impactto Italo Gani.

Menurut Italo Gani, dari setiap diskusi dan kerja sama yang telah terjalin selama ini, Impactto melihat bahwa transformasi teknologi dan mindset untuk startup harus diiringi dengan kemampuan untuk menyediakan solusi yang cocok dengan pasar, terutama di Indonesia yang market-nya sangat unik.

Menurut laporan SEA e-Conomy dari Google, Temasek, dan Bain & Co tahun 2021, nilai ekonomi digital di Indonesia telah mencapai 70 miliar dolar, dan diperkirakan akan naik dua kali lipat hingga mencapai 146 miliar dolar pada tahun 2025.

Baca juga: Google siapkan ponsel kompak Pixel 7a

Baca juga: Google akan tambah emoji baru untuk Android

Baca juga: Korea Selatan denda Google, Meta karena penyalahgunaan data pribadi