Google Pixel 5 vs Samsung Galaxy S20 FE, Premium tapi Terjangkau

·Bacaan 3 menit

VIVA – Pada akhir tahun lalu, Google dan Samsung merilis smartphone ponsel pintar harga terjangkau, yaitu Pixel 5 dan Galaxy S20 FE. Keduanya berusaha keras memodifikasi perangkat agar tetap terlihat premium meski memiliki harga menengah. Berikut ulasannya sebagaimana dilansir dari situs Techradar, Selasa, 27 Juli 2021.

Desain

Google Pixel 5 dan Samsung Galaxy S20 FE menawarkan wawasan menarik tentang cara mereka mencapai titik harga yang agresif sambil tetap mempertahankan kemiripan dengan perangkat kualitas premium.

Pixel 5 tidak terlihat atau terasa seperti sesuatu yang istimewa, dengan layar datar dan konstruksi yang awalnya tampak terbuat dari semacam plastik. Tapi sebenarnya perangkat memiliki bodi logam dengan hasil akhir matte.

Sementara Galaxy S20 FE sebagian materialnya adalah plastik. Samsung telah menggunakan bahan yang disebut 'Glasstic' untuk bagian belakang ponselnya, meskipun bingkainya terbuat dari aluminium padat.

Pixel 5 adalah ponsel yang lebih kecil dengan ukuran 144,7 x 70,4 x 8 mm, dan berat hanya 151 gram. Sebaliknya, Galaxy S20 FE berukuran 159,8 x 74,5 x 8,4 mm yang relatif besar dengan berat 190 gram.

Kedua ponsel mempunyai sertifikasi peringkat IP68 yang memastikan tingkat debu dan kedap air yang tinggi. Seperti Google Pixel 5, Samsung Galaxy S20 FE memiliki layar datar. Tapi, Samsung memiliki kamera selfie punch-hole di tengah atas layar, bukan di samping.

Ponsel keluaran Korea Selatan itu telah menggunakan sensor sidik jari dalam layar, sementara Google telah melengkapi ponselnya dengan sensor sidik jari kuno yang dipasang di sisi belakang.

Layar

Keduanya mengemas tampilan FHD Plus OLED. Meski begitu, Galaxy S20 FE menang dalam beberapa poin. Layar Samsung berukuran 6,5 ??inchi yang jauh lebih besar dari ponsel Google yang setara dengan 6 inchi. Kecepatan refresh-nya mencapai 120 Hz, atau sedikit lebih mulus daripada saingannya, Pixel 5 yang hanya 90 Hz.

Kamera

Google dan Samsung berada di kutub yang berlawanan dalam hal filosofi fotografi. Google adalah tentang perangkat lunak, sementara Samsung mengandalkan perangkat keras.

Pixel 5 hanya memiliki dua sensor. Sensor Sony Exmor IMX363 12,2MP yang sederhana, persis dengan Pixel 3. Samsung juga menggunakan sensor wide 12MP, merupakan komponen yang lebih canggih karena menghasilkan piksel 1,8µm yang jauh lebih besar berlawanan dengan 1,4?m milik Pixel 5.

Pada dasarnya, Samsung mengandalkan perangkat keras untuk meningkatkan semua cahaya yang bisa mereka dapatkan. Sedangkan Google menggunakan algoritma cerdas untuk memaksimalkan apa yang bisa didapatnya. Kedua ponsel dapat mengelola video 4K 60fps.

Google telah mengubah sifat kamera sekunder. Lensa kedua mempunyai resolusi 16MP 107 derajat ultra-wide. Pada akhirnya, Google tidak memegang keunggulan fotografi seperti dahulu, dan kamera Pixel 5 tidak sefleksibel Galaxy S20 FE.

Spesifikasi

Samsung Galaxy S20 FE mengemas chipset Exynos 990. Sementara Google Pixel 5 ditenagai oleh Snapdragon 765, yang merupakan prosesor kelas menengah atas yang memberikan kinerja layak dan konektivitas 5G dengan harga terjangkau.

Pixel 5 hadir dalam satu varian penyimpanan atau ROM, yakni 128GB. Sementara Galaxy S20 FE memberi dua pilihan, ROM 128GB dan 256GB. Ponsel Samsung ini juga menyediakan slot microSDXC.

Baterai

Pixel 5 adalah ponsel yang lebih kecil dari pesaingnya. Jadi tidak mengejutkan memiliki daya baterai yang lebih kecil, 4.080mAh. Kapasitasnya sedikit lebih rendah dari daya baterai 4.500mAh milik Galaxy S20 FE yang mendukung pengisian kabel 25W serta nirkabel 15W, dibandingkan Pixel 5 yang pengisian kabelnya hanya 18W dan pengisian nirkabel 12W.

Harga

Google Pixel 5 dijual seharga US$699 atau Rp10 juta. Sayangnya, ponsel ini belum masuk ke Indonesia. Sementara Samsung Galaxy S20 FE dijual mulai dari Rp8,5 juta untuk RAM 8GB/ROM 128GB dan kurang dari Rp9 juta untuk versi RAM 8GB/ROM 256GB.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel