Google Rilis AppSheet untuk Buat Aplikasi tanpa Coding di Workspace

·Bacaan 1 menit
Ilustrasi pemrograman | Kredit: Pexels via Pixabay
Ilustrasi pemrograman | Kredit: Pexels via Pixabay

Liputan6.com, Jakarta - Google merilis fitur bernama AppSheet yang memungkinkan pengguna membuat aplikasi dengan sangat mudah. Fitur ini dapat ditemukan di layanan Google Workspace yang belum ini Google luncurkan.

AppSheet merupakan platform pengembangan aplikasi terintegrasi ke Google Cloud yang dirancang untuk memungkinkan siapa pun membuat aplikasi tanpa harus menulis satu baris kode pun.

"Alih-alih mempelajari kode atau mencari seseorang [programmer] untuk membuat aplikasi yang Anda butuhkan, Anda dapat menggunakan AppSheet untuk membuat aplikasi, sehingga Anda dapat berfokus untuk menggunakannya daripada mengembangkan atau memperbaikinya," kata Chris Bailey, Product Marketing Manager di Google.

Pengguna juga dapat membuat aplikasinya sendiri menggunakan AppSheet langsung dari Google Sheets. Di Sheet pengguna akan melihat opsi di bawah "Tools" untuk "Open in AppSheet."

Setelah pengguna membuat akun AppSheet, AppSheet akan menangani bagian coding, menganalisis struktur data, dan membuat aplikasi prototipe.

Google Docs

Diwartakan sebelumnya, Google Docs bisa jadi merupakan salah satu produk milik Google yang paling bermanfaat bagi pengguna.

Bahkan, Google Docs dianggap tidak ada bandingannya dalam hal kolaborasi dokumen dan membagikannya dengan mudah ke seluruh web. Tidak heran layanan ini jadi sangat populer di kalangan pengguna.

Pada 2018, aplikasi Google Docs di Android telah dipasang sebanyak 500 juta kali.

Kini, menurut laporan Android Police, yang dikutip Kamis (20/10/2020), jumlah pemasangan Google Docs dari Play Store sudah mencapai lebih dari 1 miliar kali.

Aplikasi Google Docs dirilis pada April 2014 dan butuh waktu sekitar 4 tahun hingga jumlah unduhannya mencapai 500 juta kali pada Oktober 2018.