Google siapkan ponsel Pixel dengan kamera di bawah layar?

Alviansyah Pasaribu
·Bacaan 1 menit

Google dilaporkan sedang mengembangkan ponsel Pixel dengan kamera di bawah layar, yang terlihat dari paten yang diajukan.

Meskipun dokumen paten tersebut tidak secara eksplisit menyebutkan kamera di bawah layar, dikutip dari Phone Arena, Jumat, gambar yang menyertai paten menunjukkan bahwa bagian depan ponsel seluruhnya adalah layar, yang menyiratkan bahwa Google sedang bereksperimen dengan ide tersebut.

Sebelumnya, ZTE telah merilis smartphone dengan kamera depan di bawah layar, dan Xiaomi juga Oppo telah memamerkan prototipe mereka.

Baca juga: WhatsApp bawa panggilan suara dan video ke desktop tahun depan


Baca juga: Google uji coba fitur YouTube bagikan unduhan ke lintas perangkat

Samsung Galaxy Z Fold, yang diperkirakan meluncur pada paruh kedua 2021, juga diharapkan mengusung teknologi tersebut. Huawei juga telah mengonfirmasi berencana untuk merilis ponsel dengan kamera di bawah layar di masa depan.

Kamera di bawah panel layar rentan terhadap masalah transmisi cahaya, dan ini dapat memengaruhi kualitas gambar. Silau pada layar juga bisa menjadi masalah lain karena perbedaan antara piksel per inci (PPI) area sensor dan bagian layar lainnya.

ZTE Axon 20 5G merepresentasikan dari kesulitan menanamkan kamera dalm layar. Performa kamera selfie perangkat tersebut dinilai lebih rendah daripada kamera konvensional dan area kameranya juga cukup terlihat.

Sementara itu, belakangan ini muncul gambar yang menunjukkan smartphone Pixel tanpa potongan kamera di layar, yang memicu kabar bahwa ponsel dengan kamera selfie di bawah panel sedang dalam pengerjaan.

Namun, masih terlalu dini untuk menyimpulkan hal tersebut, mengingat Google baru merilis ponsel andalannya Pixel 5 pada paruh kedua tahun ini. Meskipun, beredar kabar flagship berikutnya akan dirilis pada Maret 2021.

Baca juga: Sinterklas datang jam berapa?

Baca juga: Zoom garap fitur email dan kalender, saingi Google dan Microsoft


Baca juga: Microsoft cs ikut Facebook tuntut perusahaan spyware NSO