Grab dan OVO perkenalkan portal informasi digital untuk UMKM

Perusahaan teknologi Grab dan OVO memperkenalkan solusi UMKM terpadu di @GrabMerchantID sebagai portal informasi satu pintu untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Kami percaya akan potensi UMKM Indonesia. Sejak pandemi hingga Mei 2022 tercatat lebih dari 2 juta UMKM sudah didigitalisasi melalui ekosistem Grab dan OVO. Kami berharap dengan adanya solusi UMKM terpadu di @GrabMerchantID ini, kami dapat membidani lahirnya jutaan pelaku-pelaku UMKM baru di Indonesia," kata Country Managing Director of Grab Indonesia Neneng Goenadi dalam keterangannya, Sabtu,

Adapun Portal ini berfokus pada tiga pilar utama, yaitu memberikan akses ke konsumen melalui digitalisasi, pusat informasi tentang izin dan sertifikasi, serta akses ke modal usaha. Ketiga hal ini dinilai masih menjadi tiga kendala utama dalam mendirikan usaha baru atau bagi para pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha.

"Ketiga hal tersebut merupakan tantangan besar ketika saya baru memulai usaha sendiri. Kemudahan mengakses informasi terkait modal, peraturan dan bagaimana cara menggaet konsumen yang lebih luas sangatlah membantu bagi usaha kecil yang masih memiliki keterbatasan sumber daya," kata penulis, aktivis dan pemilik usaha kuliner Bearrito, Alanda Kariza.

Digitalisasi UMKM pun menjadi salah satu kunci pemulihan ekonomi nasional. Tercatat, pada 2020 jumlah UMKM yang memanfaatkan kanal digital hanya 8 juta dan dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, kini jumlahnya meningkat pesat menjadi 19 juta.

Grab dan OVO telah menjadi mitra strategis pemerintah Indonesia dalam mendukung tercapainya 30 juta UMKM yang didigitalisasi pada 2024. Sejak pandemi hingga Mei 2022 tercatat lebih dari 2 juta UMKM sudah didigitalisasi melalui ekosistem Grab dan OVO.

"Begitu banyak jejaring komunitas kreatif kami yang mengandalkan media sosial dalam kegiatan usahanya. Untuk itu pusat informasi yang kredibel dan mudah dicerna di media sosial juga menjadi krusial agar para pelaku usaha, UMKM khususnya, bisa mengakses informasi/solusi/program yang tepat untuk mengembangkan usahanya," kata Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Fiki Satari.

Baca juga: Teten anjurkan semua UMKM punya rencana bisnis

Baca juga: Grab hadirkan armada motor listrik di ASEAN Para Games 2022

Baca juga: Grab dan PLN tambah SPBKLU di Jawa dan Bali