Grafik Penambahan Kasus COVID-19 di Bandung di Atas 200

·Bacaan 1 menit

VIVA - Penyebaran virus corona atau COVID-19 di Kota Bandung disebut terus menunjukkan lonjakan drastis dan mengharuskan penyempitan mobilitas akses warga diperluas untuk mempercepat memutus mata rantai penularan.

"Angka pastinya saya belum dapat, karena nambah terus. Hari ini di bagian ini ada, sekdis kena, stafnya kena, ada setiap hari laporan penambahan. Waktu dua hari yang lalu itu sampai angka penambahan per hari itu 260 orang," kata Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, di Bandung, Senin, 28 Juni 2021.

Menurutnya, salah satu klaster yang menjadi sorotan yakni Pemkot Bandung, telah mewajibkan pegawai untuk Work from Home (WFH). "Persentase nggak kaku, jaga di rumah dulu saat ini. Kalau ada yang bisa dilakukan di rumah, di rumah saja," katanya.

"Peningkatan jumlah karyawan Pemkot terpapar COVID-19 sehingga diputuskan untuk menutup kegiatan di Balai Kota, tapi untuk yang berhubungan dengan pelayanan tetap dibuka sehingga tidak ada yang terganggu," tambahnya.

Baca juga: Viral Video Pemakaman Pasien COVID-19 di Cikadut Antre

Yana memastikan, kondisi saat ini tengah memprioritaskan penyempitan mobilitas warga di semua kawasan.

"Berdasarkan angka-angka indikator mah waktu dua hari yang lalu itu sampai angka penambahan per hari itu 260 orang, kan biasanya jarang di angka 100. Intinya mengurangi mobilitas warga saat ini karena kita yakini ini karena transmisi antar penduduk mobilitas yang terus bergerak," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel