Gresini Racing Isyaratkan Reuni dengan Honda

Gerald Dirnbeck
·Bacaan 1 menit

Skuad pimpinan Fausto Gresini itu juga tak menutup pintu berkongsi dengan pabrikan lain. Yang pasti, Gresini akan berstatus tim independen dalam dua tahun.

Kontrak berdurasi lima tahun dengan Dorna Sport, selaku promotor MotoGP, pun telah diteken. Ini menjamin Gresini Racing di kelas premier hingga 2026.

Kerja sama Gresini dengan Aprilia sudah terjalin sejak 2015. Meski secara de facto adalah tim satelit, mereka beroperasi sebagai skuad independen.

Namun selama lebih dari setahun terakhir, Direktur Olahraga Aprilia, Massimo Rivola telah mengindikasikan dirinya ingin fokus membangun tim pabrikan mandiri.

"Ini bukan keputusan saya. Untuk beberapa waktu, mereka ingin membuat tim pabrikan secara resmi," ujar Fausto Gresini kepada GPOne.com.

Pembalap Telefonica Movistar Gresini Honda, Sete Gibernau (kanan), ketika memimpin balapan MotoGP 2004.

Pembalap Telefonica Movistar Gresini Honda, Sete Gibernau (kanan), ketika memimpin balapan MotoGP 2004. <span class="copyright">Gold and Goose / Motorsport Images</span>
Pembalap Telefonica Movistar Gresini Honda, Sete Gibernau (kanan), ketika memimpin balapan MotoGP 2004. Gold and Goose / Motorsport Images

Gold and Goose / Motorsport Images

Gresini membantu Gibernau serta Melandri mengakhiri musim sebagai runner-up MotoGP, pada 2003, 2004 dan 2005. Di kelas intermediate (Moto2) mereka juga sukses.

Bersama Honda, tim membawa Kato meraih gelar juara dunia musim 2001, saat itu masih era 250cc. Pencapaian tersebut diulang pada 2010, kali ini dengan Elias.

Prestasi yang sama juga dibukukan dalam kelas Moto3. Gresini mengantar Jorge Martin meraih titel perdananya pada 2018 dengan motor Honda NSF250RW.

"Kami memulai bersama Honda dan menjadi runner-up (MotoGP) tiga kali. Lalu kami pun meraih gelar juara dunia di Moto2 dan Moto3 bersama Honda," kata Gresini.

"Honda adalah kenangan yang sangat menyenangkan bagi saya. Namun semua itu adalah masa lalu. Honda mungkin juga bisa jadi masa depan, saya belum tahu."