Greysia diistirahatkan karena masalah bahu

·Bacaan 3 menit

Pemain ganda putri Greysia Polii diistirahatkan saat Tim Piala Uber Indonesia menghadapi Prancis dalam penyisihan Grup A Piala Uber karena mengalami masalah pada bahunya.

Untuk menghadapi pasangan Prancis Margot Lambert/Anne Tran di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Senin, Apriyani Rahayu dipasangkan dengan Putri Syaikah.

"Ini cedera lama. Daripada cederanya lebih parah, saya diistirahatkan," ujar Greysia melalui siaran pers PP PBSI.

Ternyata pasangan baru Apriyani/Putri Syaikah dapat tampil kompak dan energik untuk memperoleh kemenangan 21-13, 21-10 dan membawa Tim Uber Indonesia memimpin 3-0 atas Prancis.

"Dari awal, Chika (Putri Syaikah) sudah sangat siap saat masuk lapangan. Kami terus berkomunikasi di lapangan. Saling mendukung dan berpikir positif untuk membangun kekompakan. Kalau Chika melakukan kesalahan, saya hanya menyemangati, nggak apa-apa," ujar Apriyani usai pertandingan.

Baca juga: Ester dan Greysia Polii tidak diturunkan lawan Prancis

Sementara Putri Syaikah mengaku senang dapat menyumbang angka bagi kemenangan Indonesia dalam laga debutnya ini.

"Alhamdulillah bisa menyumbangkan poin. Apalagi ini pertandingan pertama saya di kejuaraan besar. Apalagi, pertama kali main langsung berpasangan dengan Kak Apri. Ini pengalaman berharga banget buat saya," katanya.

Sebelumnya, pelatih ganda putri Eng Hian sudah menyatakan Greysia tidak akan dimainkan menghadapi Prancis karena ada masalah pada bahu kanannya.

Saat memimpin tim ganda putri berlatih di practice hall komplek Ceres Arena, Aarhus, Minggu (10/10) siang, pelatih yang akrab disapa Didi itu mengatakan Greysia akan diistirahatkan karena ada masalah pada bahu kanan.

"Selain biar cederanya tidak makin parah, itu juga memberi kesempatan pemain lain untuk tampil. Tidak selamanya terus mengandalkan Greysia," kata Eng Hian yang mengaku senang dengan penampilan Apriyani/Putri karena berhasil menyumbang angka bagi Skuad Merah Putih.

Baca juga: Apriyani/Putri membuat Tim Uber Indonesia unggul 3-0 atas Prancis

Eng Hian juga senang dengan keberhasilan pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto menyumbang angka bagi Indonesia dengan kemenangan atas pasangan Marie Batomene/Delphine Delrue 23-21, 22-20, namun ia tidak akan mengevaluasi pertandingan tersebut.

"Saya tidak akan mengevaluasi soal menang atau kalah Ribka/Fadia. Pertandingan ini untuk menambah jam terbang pengalaman. Biar mereka bisa berkembang, bagaimana mengatasi tekanan atau perubahan permainan lawan. Mereka harus terus dimatangkan," katanya.

Kemenangan Siti Fadia/Ribka membawa Tim Uber Indonesia menang 4-1 atas Prancis dalam penyisihan Grup A tersebut. Sebelumnya Indonesia juga mengalahkan Jerman dengan skor yang sama. Pertandingan Tim Uber Indonesia selanjutnya adalah melawan Tim Jepang pada Selasa pukul 13.30 waktu setempat (18.30 WIB).

Baca juga: Kemenangan ketat Siti Fadia/Ribka menangkan Indonesia 4-1 atas Prancis

Berikut ini hasil lengkap pertandingan Indonesia melawan Prancis dalam penyisihan Grup A Piala Uber:

Tunggal putri 1: Gregoria Mariska Tunjung vs Marie Batomene 21-18, 21-13

Tunggal putri 2: Putri Kusuma Wardani vs Leonice Huet 21-9, 21-8

Ganda putri 1: Apriyani Rahayu/Putri Syaikah vs Margot Lambert/Anne Tran 21-13, 21-10

Tunggal putri 3: Nandini Putri Arumni vs Yaelle Hoyaux 12-21, 21-16, 17-20(ret)

Ganda putri 2: Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto vs Marie Batomene/Delphine Delrue 23-21, 22-20

Baca juga: Rileks dan menikmati permainan bawa Putri menang mudah
Baca juga: Arumni tidak lanjutkan pertandingan, Indonesia kehilangan satu poin

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel