Greysia Polii Ungkap Pengalaman Pahit Selama Jadi Atlet Bulutangkis

Bola.com, Jakarta - Greysia Polii buka suara mengenai pengalaman pahit yang dirasakan sepanjang berkarier menjadi atlet bulutangkis. Pengalaman itu diceritakannya setelah mengonfirmasi gantung raket pada Jumat (3/6/2022).

Greysia Polii memutuskan pensiun setelah 19 tahun berkarier sebagai atlet bulutangkis profesional. Sepanjang kariernya, Greysia punya banyak pengalaman yang memberikan suka dan duka.

Untuk pengalaman pahit, Gresya mengaku dialaminya ketika tampil di Olimpiade 2012. Ketika itu, Greysia Polii yang berpasangan dengan Meiliana Jauhari terlibat skandal sehingga harus didiskualifikasi.

"Yang berkesan paling pahit di Olimpiade 2012. Itu merupakan hal-hal yang prosesnya panjang banget untuk bisa menembus juara lagi di level internasional," kata Greysia Polii.

"Jadi, itu pertama kalinya yang benar-benar menurut saya memorable dan tidak bisa dilupakan seumur hidup," tegas atlet 34 tahun itu.

Mengenang Skandal Olimpiade 2012

Wasit BWF Torsten Berg (tengah) mengimbau ganda putri Indonesia Greysia Polii / Meiliana Jauhari Indonesia dan Ha Jung Eun / Kim Min Jung dari Korea Selatan untuk bermain sportif dalam pertandingan bulu tangkis Olimpiade London 2012 di London pada 31 Juli
Wasit BWF Torsten Berg (tengah) mengimbau ganda putri Indonesia Greysia Polii / Meiliana Jauhari Indonesia dan Ha Jung Eun / Kim Min Jung dari Korea Selatan untuk bermain sportif dalam pertandingan bulu tangkis Olimpiade London 2012 di London pada 31 Juli

Pengalaman pahit Greysia Polii di Olimpiade 2012 terjadi karena ada indikasi pengaturan skor. Ketika itu, Greysia/Meliana Jauhari melawan ganda Korea Selatan Ha Jung Eun/Kim Min Jung pada babak penyisihan.

Semuanya berasal ketika adanya upaya manipulasi antarpemain karena kedua pasangan tersebut sama-sama berusaha kalah. Skenario itu dilakukan karena kedua pasangan tersebut menghindari pasangan nomor satu dunia saat itu asal China, Wang Xiaoli/Yu Yang di perempatfinal.

BWF kemudian mengendus adanya aksi main mata pada laga yang dimenangi Ha Jung Eun/Kim Min Jung atas Greysia/Meliana. Kedua pasangan akhirnya didiskualifikasi dari Olimpiade 2012 karena dinilai memanipulasi dan mencoreng nilai sportivitas di bulutangkis.

Berkaca-kaca

<p>Ganda putri Indonesia, Greysia Polii, mengonfirmasi gantung raket setelah 19 tahun berkarier sebagai pebulutangkis. (Bola.com/Abdul Azis)</p>

Ganda putri Indonesia, Greysia Polii, mengonfirmasi gantung raket setelah 19 tahun berkarier sebagai pebulutangkis. (Bola.com/Abdul Azis)

Greysia Polii tak kuasa menahan kesedihan saat mengungkapkan keputusannya tersebut. Dengan mata berkaca-kaca, Greysia mengakui keputusan itu diambil setelah merasa cukup meraih pencapaian di dunia bulutangkis.

"Yang pertama saya ingin ucapkan adalah rasa syukur atas segala hal yang sudah terjadi sampai sekarang. Saat para atlet memberikan yang terbaik bagi Indonesia, PBSI dan pihak lainnya akan memberikan apresiasi terhadap atlet yang akan berhenti sebagai seorang pemain," kata Greysia.

"Tak ada kata lain selain rasa syukur kepada Tuhan. Saya ingin berterima kasih kepada PBSI yang sudah 19 tahun menjadi rumah rasa sebagai atlet," tegas atlet 34 tahun itu.

Acara Spesial

<p>Ganda putri Indonesia, Greysia Polii, mengonfirmasi gantung raket setelah 19 tahun berkarier sebagai pebulutangkis. (Bola.com/Abdul Azis)</p>

Ganda putri Indonesia, Greysia Polii, mengonfirmasi gantung raket setelah 19 tahun berkarier sebagai pebulutangkis. (Bola.com/Abdul Azis)

PBSI menyiapkan acara perpisahan spesial buat Greysia Polii yang mengonfirmasi gantung raket dari bulutangkis. Acara tersebut rencananya akan digelar di Istora Senayan pada Minggu (12/6/2022).

Acara perpisahan bertajuk Greysia Polii: Testimonial Day akan menjadi hiburan buat para penggemarnya sebelum final Indonesia Masters 2022. Nantinya, Greysia akan melakoni laga persahabatan dengan sahabat-sahabatanya di pelatnas PBSI hingga atlet luar negeri.

"Ide acara ini awalnya datang dari pelatih saya, coach Eng Hian. Kemudian diiyakan oleh PBSI serta sponsor untuk menggelar acara farewell," kata Greysia Polii.

"Saya rasa ini adalah apresiasi dari PBSI dan sponsor bagi atletnya yang berprestasi. Tidak ada kata yang bisa saya ucapkan selain bersyukur," tegas Greysia Polii.

Daftar Prestasi Greysia Polii

Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu merebut medali emas pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. (AFP/Alexander Nemenov)
Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu merebut medali emas pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. (AFP/Alexander Nemenov)
  • Juara Philippines Open 2006 bersama Meiliana Jauhari

  • Juara Indonesia Grand Prix Gold 2010 bersama Meiliana Jauhari

  • Juara Chinese Taipei Open 2011 bersama Meiliana Jauhari

  • Juara Thailand Open 2013 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Swiss Open 2014 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Chinese Taipei Open 2014 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Medali emas Asian Games 2014 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Chinese Taipei Open 2015 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Korea Open 2015 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Indonesian Masters 2015 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Singapore Open 2016 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara French Open 2017 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara Thailand Open 2017 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara India Open 2018 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara Thailand Open 2018 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara India Open 2019 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara Indonesia Masters 2020 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara Spain Masters 2020 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara Thailand Open 2020 bersama Apriyani Rahayu

  • Medali emas SEA Games 2019 bersama Apriyani Rahayu

  • Medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Apriyani Rahayu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel