Grosjean: Ada yang Bisa Dipelajari dari Kecelakaan Saya

Scherazade Mulia Saraswati
·Bacaan 2 menit

Mantan pembalap Haas F1, Romain Grosjean, mengalami kecelakaan mengerikan pada lap pembuka GP Bahrain lalu. Dia menabrak dinding pembatas di Tikungan 3, menyebabkan mobilnya terbelah dua dan terbakar.

Namun beruntung Grosjean tak menderita cedera serius, walau harus menjalani operasi untuk memulihkan luka bakar di kedua tangannya.

Bersyukur dapat lolos dari maut, pembalap Prancis itu kemudian menyoroti betapa pentingnya bahwa dia tidak pingsan ketika terjadi kecelakaan.

Berbicara dalam bagian promosi untuk perusahaan teknologi otak, MindMaze, Grosjean pun menyerukan penelitian lebih lanjut tentang dampak dari benturan kepala.

“Dalam setiap insiden di motorsport, Anda belajar banyak,” kata pria berusia 34 tahun itu.

“Untungnya dalam kasus saya, saya masih hidup, saya ingat semuanya dan ada banyak area abu-abu, pertanyaan, yang telah terjawab oleh kecelakaan saya. Dan langkah besar berikutnya bagi saya adalah memahami apa yang terjadi di dalam helm, di otak.

“Secara fisik, kita melihat saya keluar dari mobil dengan, ya, sedikit luka di tangan saya dan kami dapat meningkatkan keselamatan pada sarung tangan, itu pasti. Itu akan menjadi satu langkah.

“Tapi juga, apa yang terjadi di otak pembalap? Dengan MindDrive, saya percaya pada kecelakaan saya, kami akan memahami apa interaksi antara otak saya, helm saya, sandaran kepala, dan mengapa saya tidak kehilangan kesadaran.

“Dalam dampak 60G, Anda pasti kehilangan kesadaran, bahkan untuk beberapa detik. Anda seharusnya tidak sadar seperti saya, tapi itu menyelamatkan hidup saya.

“Tapi saya ingin kami memahami, dengan sensor di otak saat ada insiden, apa yang bisa kami lakukan dengan lebih baik pada helm dan sandaran kepala serta keselamatan sehingga pembalap, meski dengan benturan besar, tetap sadar untuk pekerjaan apa pun yang harus dia lakukan (untuk menyelamatkan diri).”

Para marshal mengurus potongan mobil Romain Grosjean, Haas VF-20, setelah kecelakaan di lap awal

Para marshal mengurus potongan mobil Romain Grosjean, Haas VF-20, setelah kecelakaan di lap awal<span class="copyright">Mark Sutton / Motorsport Images</span>
Para marshal mengurus potongan mobil Romain Grosjean, Haas VF-20, setelah kecelakaan di lap awalMark Sutton / Motorsport Images

Mark Sutton / Motorsport Images