Grup Telkom Raup Capital Gain Rp 350 Miliar dari Investasi di Gojek

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Grup Telkom melalui Telkomsel mendapatkan capital gain atau peningkatan nilai investasi dari investasi di Gojek. Tercatat Telkomsel meraih capital gain dari investasi di Gojek mencapai Rp 350 miliar.

Sebelumnya Telkomsel investasi di Gojek pada November 2020 dan Mei 2021. Investasi itu telah memperkuat inisiatif strategis kedua perusahaan yang memberikan manfaat baru bagi penggunanya dan mendukung percepatan digitalisasi di sektor UMKM.

“Sejauh ini, Telkomsel telah mencatatkan capital gain mencapai Rp350 miliar," ujar Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (25/11/2021).

Telkomsel menambah investasi USD 300 juta atau setara Rp 4,2 triliun di Gojek pada Mei 2021.Sedangkan pada November 2020, Telkomsel mengucurkan dana USD 150 juta atau setara Rp 2,1 triliun.

Dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (25/11/2021), dari sisi pertumbuhan bisnis, investasi di Gojek juga memperlihatkan hasil yang positif jika dilihat dari pertumbuhan kuartal III 2021 dibandingkan dengan kuartal I 2021.

Seperti ARPU driver yang menjadi user paket kolaborasi swadaya meningkat sebanyak 4 persen, drivers yang menjadi reseller Telkomsel tumbuh meningkat mencapai 51 persen yang diikuti dengan kenaikan jumlah transaksi sebesar 97 persen.

“Selain itu, pertumbuhan merchant GoFood yang menggunakan MyAds melalui aplikasi Gobiz naik sebesar 146 persen sehingga selain memberikan dampak di masyarakat, juga berkontribusi positif pada pertumbuhan bisnis Telkomsel,” ujar dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tambah Investasi di Perusahaan Startup

PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom).
PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom).

Tak hanya menjalin kemitraan strategis, untuk meningatkan kapabilitas digital perusahaan, Telkom melalui perusahaan ventura MDI juga konsisten menambah nilai dan jumlah investasi pada perusahaan-perusahaan rintisan (startups) potensial dari dalam dan luar negeri.

Strategi investasi pada startup yang dilakukan perseroan tidak semata fokus pada peningkatan nilai investasi (capital gain) saja, tetapi juga dari peluang kolaborasi yang mungkin dilakukan para perusahaan rintisan terhadap berbagai lini bisnis di TelkomGroup untuk membangun sinergi dalam meningkatkan bisnis dan profitabilitas perusahaan.

MDI telah mendanai lebih dari 50 startups dari 12 negara yang 28 di antaranya merupakan karya anak bangsa. Saat ini, startups portofolio MDI tercatat sudah 3 yang IPO dan 3 yang masuk dalam kategori unicorn.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel