Guardiola Gagal Juara Liga Champions Lagi Karena Kutukan Dukun Afrika?

·Bacaan 1 menit

VIVA – Setelah kekalahan menyesakkan Manchester City dari Chelsea di final Liga Champions, Sabtu lalu, banyak yang kembali mengenang kembali pernyataan agen Yaya Toure Dimitri Seluk tentang kutukan Afrika yang menaungi Guardiola.

Pada tahun 2018 lalu, Seluk menekankan bahwa keputusan Guardiola untuk tidak mengandalkan Toure sebagai starter di musim terakhir gelandang tersebut di ManCity tidak akan disambut baik oleh beberapa dukun Afrika.

"Pep Guardiola membuat semua orang Afrika memusuhi dirinya sendiri, banyak fans Afrika berpaling dari Manchester City," kata Seluk beberapa tahun silam, seperti dilansir laman olahraga Spanyol, Marca.

"Dan saya yakin banyak dukun Afrika tidak akan membiarkan Guardiola juara Liga Champions di masa mendatang. Ini akan menjadi kutukan Afrika buat Guardiola. Masa depan akan menunjukkan apakah saya benar atau tidak," lanjut Seluk.

Seperti diketahui, karier Yaya Toure di ManCity berakhir setelah kedatangan Guardiola. Sebelumnya, pemain Pantai Gading tersebut juga terbuang dari skuad juara Barcelona saat masih dilatih oleh Guardiola.

“Fakta bahwa Guardiola mengakhiri karir Yaya di Manchester City bukanlah kesalahan, tapi kejahatan. Tapi bumerang akan kembali kepada Pep. Dia akan melihat seperti apa kekuatan dukun Afrika itu. Ingatlah ini selalu."

Media sosial kerap mengingat komentar Seluk setiap kali Manchester City gagal di Liga Champions. Sebelumnya, agen terkenal itu memposting gambar yang menyinggung kutukan Afrika setelah kekalahan ManCity dari Lyon pada 2018.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel