Gubernur Aceh Kepincut Bus Listrik Bakrie Autoparts

Pius Yosep Mali, Dani Randi (Banda Aceh)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Selain di Jakarta, bus listrik juga akan menjadi solusi transportasi ramah lingkungan di wilayah lainnya di Tanah Air. Salah satunya kota yang akan menerapkan penggunaan angkutan umum modern ini adalah Aceh.

Diketahui, Pemerintah Aceh menargetkan pembelian sebanyak 6 unit bus listrik yang diproduksi oleh PT Bakrie Autoparts pada tahun ini. Angkutan umum tanpa asap itu, nantinya akan difungsikan jadi kendaraan umum Transkoetaradja.

Bahkan, Gubernur Aceh Nova Iriansyah juga sudah melakukan uji coba langsung layanan angkutan umum yang bakal difungsikan sebagai feeder bus listrik Transkoetaradja.

“Sudah saya coba sendiri pada soft launching hari ini sepertinya tidak masalah. Insya Allah tahun ini enam unit yang pengadaannya melalui e-catalog. Perkiraan Pada Maret atau April semua komponen sudah siap,” ujar Nova, seperti dikutip dari 100KPJ, Rabu 13 Januari 2021.

Jika melihat kebutuhan penghubung ke semua koridor Transkoetaradja di Banda Aceh, kata Nova, paling tidak dibutuhkan sebanyak 25 unit bus listrik. Ditargetkan, seluruh kebutuhan armada kendaraan umum moderen itu bisa dibeli pada akhir tahun depan.

“Kamu berharap pengguna armada transkoetaradja, pada akhir 2022 selambat-lambatnya bisa terlayani dengan bus listrik,” tuturnya.

Nova mengatakan, pemilihan bus listrik sebagai armada baru Transkoetaradja, merupakan bagian dari tanggung jawab moral, baik dalam kebijakan maupun implementasi kegiatan agar keseimbangan bumi tetap terjaga. Penerapan energi listrik sebagai daya penggerak kendaraan menjadi salah satu cara untuk menjaga kestabilan lingkungan.

Uji coba yang merupakan tindak lanjut serta dukungan dari kerjasama dengan PT Bakrie Autoparts itu, ditargetkan menjadi leading project dalam mengubah pola transportasi. Sebab, selama ini telah menjadi penyumbang utama emisi gas buang kendaraan bermotor.