Gubernur Bali Rancang Program Peningkatan Ekonomi Kreatif

Nusa Penida (ANTARA) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika ingin merancang program peningkatan ekonomi kreatif bagi keluarga miskin dengan memberikan keterampilan bidang industri rumah tangga untuk meningkatkan kesejahteraanya.

"Ke depan menciptakan atau memberikan keterampilan kepada anggota keluarga selain mereka bertani atau beternak atau membuat kerajinan melalui industri rumah tangga," kata Gubernur Bali, Made Mangku Pastika saat melakukan kunjungan kerja ke Nusa Penida, sebuah pulau yang terpisah dengan daratan Bali, Minggu.

Selama dua hari kunjungan kerjanya, Pastika menginap di salah satu rumah warga yakni Nyoman Raka (40) di Dusun Cubang, Desa Sakti yang mendapat program bedah rumah.

Gubernur yang dilantik pada 28 Agustus 2008 itu menyatakan bahwa, salah satu program Bali Mandara yakni bedah rumah itu dinilai bukan merupakan satu-satunya jalan keluar untuk mencapai kesejahteraan bagi warga tak mampu karena harus ada kelangsungan hidup yakni pekerjaan.


Menurut dia, terbatasnya informasi, komunikasi, dan transportasi karena beberapa wilayah di Nusa Penida masih terpencil membuat masyarakatnya sebagian besar hanya mampu menjadi petani di lahan yang sempit sehingga penghasilannya menjadi kurang optimal.

Sementara itu untuk peternakan, beberapa warga di pulau yang dikenal tandus itu masih mengandalkan ternak milik orang lain dengan sistem bagi hasil.

Oleh karena itu ke depan Pemerintah Provinsi Bali akan memberikan bantuan berupa bibit ternak seperti sapi, babi, atau ayam agar mereka memiliki perputaran ekonomi mandiri.

Sedangkan langkah mendesak, kata Pastika penyiapan hal itu bisa dianggarkan melalui anggaran perubahan 2013 namun Ia belum mengetahui berapa jumlah anggarannya karena belum masuk penghitungan.

Selain itu kaum ibu-ibu rumah tangga bisa diberdayakan dengan memberikan keterampilan guna menunjang kehidupan keluarga.

"Oleh karena itu walaupun lahan kecil, tetapi kita harus menciptakan ekonomi kreatif. Anak-anak sudah besar, mungkin ibu rumah tangga bisa bekerja seperti menganyam kerajinan untuk menunjang pariwisata," ujarnya.

Selama dua hari kunjungan kerjanya, Pastika meninjau sejumlah program implementasi Bali Mandara di Nusa Penida di antaranya ke Kelompok Ternak Babi Terintegrasi Jaya Sakti di Desa Sakti, meninjau implementasi program Gerakan Pembangunan Desa Terpadu (Gerbangsadu) yakni di sebuah tempat kerajinan Karya Indah Beton Lestari Senibus Desa Sakti, dimana pemiliknya. Made Wirya mendapat

alokasi dana sebesar Rp50 juta.

Selain itu Pastika juga meninjau implementasi Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) 194 Gapoktan Sad Nurangga, di Kelompok Tani Ternak Sari Kelapa, dan pelayanan Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) di Puskesmas Nusa Penida, serta menggelar pelayanan kesehatan gratis dan "simakrama" atau tatap muka dengan warga Nusa Penida.(tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.