Gubernur: Bangka Belitung jadi perhatian pusat untuk ketahanan pangan

·Bacaan 1 menit

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman mengatakan siap mewujudkan program ketahanan pangan guna memenuhi kebutuhan masyarakat daerah.

"Kami siap mewujudkan program ketahanan pangan sebagaimana yang di instruksi Presiden Joko Widodo melalui Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo," kata Gubernur Erzaldi di Sungailiat, Minggu, saat kunjungan kerja di pabrik tepung taipoka.

Dia mengakui sektor pertanian memiliki peran penting meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

Baca juga: Gubernur: Mentan janji akan bikin Babel surplus pangan

"Saat ini kami tengah mempersiapkan segala hal yang terkait penguatan pangan baik untuk jangan pendek, menengah, maupun jangka panjang," jelas Erzaldi.

Ia mengatakan pihaknya akan bekerja keras memaksimalkan potensi pertanian guna memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga ke depannya tidak ketergantungan pangan dari daerah luar pulau Bangka.

Baca juga: Mentan lepas ekspor 10 ton cangkang sawit ke Jepang

"Kebutuhan pangan masyarakat Bangka Belitung seperti beras dan kebutuhan pangan lainnya didominasi dari pasokan dari luar Pulau Bangka dan secara bertahap kebutuhan pangan masyarakat dapat dicukupi sendiri," katanya.

Menurutnya, Provinsi Bangka Belitung termasuk 17 provinsi di Indonesia yang menjadi perhatian pemerintah pusat untuk penguatan ketahanan pangan.

"Hanya saja kerja keras mewujudkan ketahanan pangan ini harus didukung penuh oleh pemerintah dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan dan kabupaten atau kota," jelasnya.

Baca juga: MPR: Masa depan Indonesia pasca-pandemi ada di desa

Baca juga: Anggota DPR: Metode hidroponik bantu tunjang ketahanan pangan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel