Gubernur Bank Indonesia: 90 Persen Pengguna QRIS dari Kalangan UMKM

Merdeka.com - Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mencatat, jumlah pengguna QR Indonesia Standard (QRIS) telah mencapai 18,3 juta merchant. Dari angka tersebut, 80-90 persen pengguna di antaranya adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Melihat angka perkembangan cukup pesat, Perry pun menargetkan adanya penambahan merchant yang bergabung dengan QRIS. Khususnya di sektor UMKM yang disebut sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional.

"QRIS 18,3 juta merchant dan pengguna tersambung itu 90 persen adalah UMKM dan tahun ini 30 juta dan semoga dalam tiga tahun ke depan seluruh UMKM itu 65 juta sudah terdigitalkan," katanya dalam Leader’s Talk, Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI), Senin (11/7).

Dari capaian tersebut, Perry mengungkap digitalisasi yang dilakukan pemerintah dan Bank Indonesia mampu menyelamatkan indonesia dari tekanan ekonomi akibat Covid-19. Salah satu upaya lainnya adalah adanya percepatan transaksi sektor ritel.

Gandeng Negara ASEAN Lainnya

Gak berhenti di situ, rencananya digitalisasi ini akan menggandeng atau bekerja sama dengan negara-negara Association of Southeast Asian Nation (ASEAN) lainnya.

"Semoga tahun ini dan tahun depan kita mulai kerja sama dengan ASEAN. Tahun ini kita akan bersama bersepakat di ASEAN 5 untuk cross-border QRIS, kerja sama 5 negara fast payment, demikian juga dengan local currency settlement," terangnya.

Sejumlah tahapan penting juga telah dan akan dilewati oleh Indonesia. Mulai dari sinergi dan akselrasi ekonomi digital, kemudian memperkuat sinergi dan kolaborasi antar negara. Tujuannya untuk mencapai target sesuai tema Presidensi G20 Indonesia. Yakni Recover Together, Recover Stronger.

Reporter: Arief Rahman Hakim

Sumber: Liputan6.com [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel