Gubernur Bank Indonesia: Kita Punya Proyek Investasi Akhirat

·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Pery Warjiyo mengungkapkan bank sentral Indonesia ini telah terlibat aktif dalam memobilisasi seluruh karyawan dan pejabatnya dalam melaksanakan wakaf produktif.

Ini, katanya, dilakukan dalam program yang dinamakan proyek investasi akhirat. Proyek ini dilaksanakan sesuai dengan prinsip kerja yang telah dicanangkan BI, yaitu budaya kerja berbasis spiritual keagamaan yang disebutnya BI Reliji.

"Ini tahun ketiga kami terus meluncurkan mobilisasi wakaf produktif yang kami namakan proyek investasi akhirat," tutur Perry dalam Webinar Nasional Wakaf, Jumat, 7 Mei 2021.

Untuk tahun ini, Perry mengungkapkan bahwa mobilisasi wakaf produktif melalui proyek investasi akhirat tidak hanya berbentuk wakaf untuk kepentingan pribadatan semata, melainkan ada proyek-proyek infrastruktur.

"Tidak hanya untuk Al-Quran yang bisa kami kumpulkan 980 juta tapi wakaf produktif dalam lima proyek investasi akhirat, baik di bidang peribadatan maupun di sejumlah sektor ekonomi," tuturnya.

Adapun bentuk mobilisasi wakaf yang telah dilakukan menurutnya adalah wakaf untuk pembangunan masjid di Mamuju, Sulawesi Barat yang kala itu telah porak poranda akibat gempa yang terjadi pada awal tahun ini.

Selain itu, untuk wakaf produktif adalah dengan menyalurkan terhadap proyek pertanian. Contohnya dana wakaf produktif yang telah dikumpulkan dalam proyek investasi akhirat diarahkan untuk proyek ketahanan pangan terintegrasi.

"Kami mobilisasi wakaf produktif ketahanan pangan terintegrasi basisnya pesantren di daerah sukabumi. Kami juga meluncurkan green wakaf basis pesantren," papar Perry.

Selain meluncurkan program green wakaf untuk ketahanan pangan berbasis pesantren, Perry melanjutkan, BI juga meluncurkan green wakaf berbasiskan masyarakat. Ini untuk membangun infrastruktur pertanian masyarakat desa.

"Di Bandung yang ingin dilakukan dengan memajukan ekonomi sejumlah masjid insya akan ditargetkan urban farming di sejumlah 1.000 masjid di sekitar wilayah Jawa Barat," tegasnya.