Gubernur Banten Ratu Atut Segera Diperiksa

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KPK mencegah Gubernur Banten, Ratu Atut Choisiyah, bepergian ke luar negeri pasca-adiknya, Tubagus Chairy Wardana atau Tubagus Wawan, ditangkap karena kasus dugaan suap Rp 1 miliar ke Ketua MK, Akil Mochtar, terkait perkara sengketa Pilkada Kabupaten Lebak di MK.

Pihak KPK menyatakan, pelarangan bepergian ke luar negeri ini bertujuan untuk antisipasi bila akan dilakukan pemeriksaan terhadap Atut terkait kasus adiknya itu. Dan Atut dipastikan akan diperiksa terkait kasus adiknya itu.

"Tentu akan dilakukan itu. Tapi, kapan waktunya saya belum tahu dan jadwalnya, karena tujuan pencegahan adalah pemeriksaan," kata juru bicara KPK, Johan Budi, di kantor KPK, Jakarta, Jumat (4/10/2013) dini hari.

Meski sudah melakukan pencegahan dan akan memintai keterangan, Johan belum bisa menjelaskan lebih jauh mengenai dugaan awal keterlibatan Atut dalam rangkaian kasus suap adiknya itu. (Abdul Qodir)

Baca Juga:

KPK Dalami Dugaan Suap Akil untuk Sengketa Pilkada Lainnya

KPK Belum Cekal Wali Kota Tangsel Airin

KPK Segera Selidiki Peran Ratu Atut Chosiyah

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.