Gubernur berharap Jambi terus bertahan di lima besar Peparnas

·Bacaan 1 menit

Gubernur Jambi Al Haris berharap perolehan medali sementara Jambi di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Papua XVI dapat memotivasi semua atlet Jambi di cabang olahraga lainnya untuk terus berjuang sehingga provinsi itu tetap berada di posisi lima besar.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi dan pribadi, saya mengucapkan selamat kepada kontingen Peparnas Jambi yang berhasil mengharumkan nama provinsi di tingkat nasional dan harapannya ini dapat memotivasi atlet-atlet lainnya untuk terus memperoleh medali,” kata Al Haris di Jambi, Senin.

Kontingen Peparnas Jambi di hari pertama berhasil masuk dalam urutan lima besar bersama DKI Jakarta, Papua dan Jawa Barat. Di hari pertama Peparnas Papua XVI tahun 2021 Jambi berhasil mengumpulkan total tujuh medali, yakni empat emas, dua perak dan satu perunggu.

Atlet Jambi yang menyumbangkan medali di Peparnas XVI Papua tersebut diantaranya Nasmiati dua emas, Nazipa satu emas dan satu perak, Suharto satu emas, Kemudian Bayu Putra satu medali perak serta Udiyah Umaroh satu medali perunggu.

Baca juga: Jambi tambah dua medali emas di Peparnas XVI Papua

“Terima kasih sudah ikut mengharumkan nama Provinsi Jambi di kancah nasional. Jadikan ini sebagai motivasi bagi atlet yang sedang bertanding dan yang belum bertanding,” kata Al Haris

Al Haris berpesan agar seluruh atlet Peparnas Jambi menjunjung tinggi sportifitas, mengingat Peparnas tersebut merupakan ajang silaturahmi atlet-atlet penyandang disabilitas tingkat nasional.

Selain itu Al Haris juga berharap agar kontingen Peparnas Jambi di Papua dapat memberikan prestasi terbaik sehingga peringkat perolehan medali emas Jambi tetap berada di urutan lima besar.

Baca juga: Perenang putra Jambi raih dua perak di Peparnas Papua
Baca juga: Atletik Jambi sumbang dua emas di Peparnas Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel