Gubernur: Hari Anak Sedunia 2022 momentum tolak kekerasan seksual

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyatakan bahwa Hari Anak Sedunia 2022 yang jatuh pada tanggal 20 November adalah momentum untuk menolak dan memberantas terjadinya kekerasan seksual pada perempuan dan anak.

“Dalam rangka memperingati Hari Anak Sedunia tahun ini, kita (jadikan momen) tolak kekerasan terhadap anak dan ibunya,” kata Olly saat ditemui ANTARA usai acara Welcome Lunch Jelang Hari Anak Sedunia 2022 di Manado, Sulawesi Utara, Jumat.

Olly menuturkan bahwa Hari Anak Sedunia 2022 merupakan waktu baik untuk membangun generasi bangsa yang hebat, pintar dan dapat hidup dengan aman dan nyaman melalui terciptanya lingkungan bebas kekerasan seksual.

Baca juga: Indonesia sambut delegasi anak pada The 7th ASEAN Children's Forum

Guna memberantas kekerasan seksual di Sulawesi Utara, Olly mengaku pemerintah daerah setempat telah membuat sejumlah regulasi berupa peraturan daerah (perda) terkait dengan perkawinan dini dan pencegahan kekerasan seksual.

Hal tersebut bertujuan agar angka perkawinan dini dapat ditekan. Selain perda, Pemerintah Sulawesi Utara juga menggencarkan sosialisasi dampak buruk bila anak dinikahkan pada usia yang terlalu muda.

“Kita semua harus menjaga anak-anak kita, karena anak-anak kita milik masa depan, bukan milik kita,” kata Gubernur.

Lebih lanjut, Olly mengatakan terpilihnya Kota Manado sebagai tuan rumah Hari Anak Sedunia 2022, merupakan sebuah kebanggaan karena banyak anak hadir, tidak hanya dari Nusantara, tetapi juga kawasan ASEAN.

Sampai pukul 14.58 WITA, kata Olly, jumlah anak yang hadir baru sekitar 200 orang. Namun, akan ada penambahan dari anak-anak yang tiba di sore hari lebih dari 100 orang.

“Jadi, dalam perayaan ini anak-anak yang datang dari Tanah Air maupun dari internasional sekitar 400 anak” ujar Olly.

Selain didatangi oleh banyak anak dari berbagai negara, Hari Anak Sedunia 2022 menjadi istimewa bagi Olly, karena Sulawesi Utara yang menjadi tuan rumah dapat mengajak tiap anak untuk melihat destinasi pariwisata di daerah itu pada Sabtu (19/11).

Baca juga: Aksi "Gerakan Sarapan Keliling" rutinkan anak sarapan penuh nutrisi

Baca juga: Psikiater: Orang tua wajib hadir fisik dan emosional di kehidupan anak

Sementara pada Minggu (20/11), pihaknya bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) yang dihadiri oleh Menteri PPPA Bintang Puspayoga akan menggelar pekan perayaan untuk Hari Anak Sedunia 2022 yang rencananya digelar di Pohon Kasih dalam Kompleks Megamas, Manado. Namun, acara dapat digelar di dalam ruangan tergantung kondisi cuaca saat itu.

“Besok kita mau memperlihatkan mereka ke Tomohon, jadi keterlibatan pemerintah daerah yang ada di Sulawesi Utara itu untuk menjamu anak-anak internasional ini supaya bisa melihat gotong royong bersama,” ujarnya.

Olly menambahkan penyelenggaraan acara hari anak tersebut tidak hanya melibatkan pihak provinsi, tapi juga kabupaten/kota lainnya. Ia berharap wilayahnya dapat menyebarkan nilai luhur yang baik, seperti menjaga kerukunan, sehingga bingkai nilai cinta NKRI dapat di mulai dari Sulawesi Utara.