Gubernur Jabar bertemu pelajar dan mahasiswa saat kunjungi Solo

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyempatkan diri bertemu dengan puluhan pelajar dan mahasiswa saat mengunjungi Solo dalam rangka mengisi acara pada Forum Y20.

Pada pertemuannya dengan pelajar dan mahasiswa di Solo, Jateng, Jumat, ia berpesan anak muda agar tidak mudah bertengkar.

"Jangan bertengkar pesan saya. Jangan masuk golongan yang suka bertengkar dan membesarkan perbedaan. Jadilah golongan yang membesarkan persamaan," katanya.

Ia mengatakan jika dicari maka perbedaan akan selalu ada dan hal tersebut bisa menjadi sumber pertengkaran.

Terkait hal itu, ia juga berharap Pemilu 2024 dapat berjalan secara kondusif dan damai. Ia mengatakan siapapun pemimpinnya sudah ditentukan oleh Tuhan.

Baca juga: Wali Kota Solo pastikan Masjid Sheikh Al Zayed segera buka untuk umum

Baca juga: Wahid Foundation sebarkan konsep Sekolah Damai di Solo

"Siapapun yang jadi pemimpin sudah ditentukan Allah, yang penting tidak bertengkar," katanya.

Disinggung mengenai rencana untuk karir politiknya ke depan, ia mengatakan siap ditempatkan di manapun sesuai dengan takdir Tuhan.

"Saya siap di mana Allah takdirkan. Gubernur lagi siap, ke atas juga harus siap. Yang penting takdir terbaik buat saya," katanya.

Sementara itu, mengenai kunjungannya ke Solo hari ini karena akan menjadi pembicara pada Forum Y20 pad Jumat malam ini di Pura Mangkunegaran.

"Y20 ini kan 'side event'-nya G20. Kebetulan ini dilaksanakan di Solo, tuan rumahnya Mas Gibran. Dilaksanakan dengan Pura Mangkunegaran bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda," katanya.

Ia juga akan berbagi pengalamannya sebagai pemimpin wilayah selama sembilan tahun dan pernah aktif pada kegiatan kemahasiswaan.

Pada kesempatan tersebut ia juga mengapresiasi kemajuan infrastruktur Kota Solo. Menurut dia, Solo membuat betah warga yang datang.

"Infrastrukturnya lebih keren. Solo juga punya ciri kota yang bikin betah. Nilainya 8,5, baguslah. Kalau bagus saya apresiasi," katanya.

Baca juga: Masjid Sheikh Al Zayed Solo siap tampung 10.000 anggota jamaah

Baca juga: BRIN-Museum Trinil Ngawi lakukan ekskavasi di Sungai Bengawan Solo