Gubernur Jatim serahkan tujuh unit rutilahu di Sidoarjo

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan tujuh unit rumah tinggal layak huni (rutilahu) untuk tujuh keluarga di Desa Kedung Banteng, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.

"Kami memberikan prioritas untuk membangun dari rumah tidak layak huni menjadi rumah tinggal layak huni,” kata Khofifah Indar Parawansa seperti yang dikutip dari keterangan pers, Kamis.

Gubernur perempuan pertama Jawa Timur itu juga melihat secara langsung bagian dalam rumah tinggal layak huni yang telah dibangun.

“Ini bagian dari upaya bersama Baznas dan Pemprov Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas tempat tinggal," katanya.

Baca juga: Pemprov Jatim ikut rumuskan regulasi rumah murah

Ia memastikan rumah tersebut telah terpenuhi syarat dan kebutuhan dasar rumah yang sehat seperti memiliki ventilasi dan juga sanitasi yang baik,

"Alhamdulillah, nanti bapak dan ibu sudah bisa mulai menempati rumah yang layak huni dan Insya Allah sehat," katanya

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah menegaskan pemenuhan kebutuhan tersebut diupayakan bukan hanya tempat untuk berteduh dari panas dan hujan melainkan memenuhi standar kesehatan dan sanitasi yang baik.

Baca juga: Khofifah: Pasar murah diharapkan dapat menekan laju inflasi

Bersama Pemprov Jatim, Baznas Jatim dan Baznas Kabupaten Sidoarjo memberikan bantuan berupa rumah tinggal layak huni dengan anggaran untuk masing-masing rumah senilai Rp23 juta. Bantuan yang diberikan berupa rumah dengan luas bangunan 4meter X 7meter yang terdiri dari dua kamar, satu kamar mandi, dan ruang cuci.

“Masing-masing penerima manfaat juga masih mendapatkan tambahan bantuan perabotan senilai Rp2,5 juta dari Gubernur Jatim,” tambahnya.

Adapun tujuh warga penerima bantuan tersebut Supriono, Suryat, Arifin, Topiyag, Abd. Kholik, Suparno, dan Sutoyo.

Baca juga: Gubernur Jatim serahkan rumah tinggal layak huni ke warga Ngawi

Salah satu penerima kunci rumah, Ani menyatakan rasa senang dan leganya karena kini sudah memiliki tempat tinggal layak huni.

"Saya senang sekali pokoknya atas bantuan dari Ibu Gubernur ini. Sampai tidak bisa berkata-kata," ucapnya.

Selain itu, Wakil Ketua Baznas Jatim Husnul Khuluq optimistis fasilitas rutilahu ini dapat berguna untuk kebangkitan dan kemajuan Jatim. Terutama dengan memfasilitasi kebutuhan pokok masyarakat, salah satunya tempat tinggal.

"Mudah-mudahan ini menjadi geliat ibu gubernur dan kita semua untuk membuat Jawa Timur lebih maju lagi. Bersama kita membangun rumah tinggal layak huni di lingkungan yang baik, higienis, dengan ventilasi yang baik pula," tuturnya.

Baca juga: Baznas bantu bedah rumah pasangan suami istri dhuafa di Surabaya

Baca juga: Program Rutilahu di Surabaya diprioritaskan untuk warga MBR