Gubernur Jawa Barat berikan penghargaan kepada 27 pahlawan perempuan

·Bacaan 1 menit

Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil memberikan penghargaan kepada 27 pahlawan perempuan di bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan hidup pada peringatan Hari Kartini, Kamis.

"Saya mengucapkan selamat memperingati Hari Kartini, di mana di hari ini ada 27 pahlawan perempuan yang bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan yang kami berikan penghargaan," katanya pada acara penyerahan penghargaan di Aula Barat Gedung Sate di Kota Bandung.

Pada acara penyerahan penghargaan, Gubernur berbincang dengan beberapa perempuan penerima penghargaan, termasuk Rahmawati, yang menyelenggarakan sekolah untuk anak-anak jalanan.

Perempuan-perempuan penerima penghargaan, yang disebut Gubernur sebagai "Kartini" dari Jawa Barat, dinilai berperan aktif dalam membantu pemerintah dalam membangun daerah.

"Mereka rata-rata ceritanya sangat heroik, mempunyai perhatian memajukan wilayahnya masing-masing. Ada atau tanpa bantuan tetap melakukan kegiatan membantu masyarakat," kata Ridwan Kamil, yang biasa disapa Kang Emil.

​​​​​​Kang Emil berharap perempuan-perempuan yang hari ini mendapat penghargaan bisa menjadi teladan bagi masyarakat Jawa Barat.

"Keteladanan inilah yang harus diikuti oleh seluruh masyarakat di Jawa Barat, khususnya kaum perempuan," katanya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menjalankan program-program untuk mendukung kemandirian perempuan, termasuk Program Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta).

"Kemandirian, kemajuan hidup, tidak tergantung orang lain, melainkan harus dilakukan oleh diri sendiri. Jabar Juara Lahir Batin melalui DP3AKB terus mengupayakan kesetaraan perempuan melalui program yang sudah dilakukan, antara lain dengan hadirnya Sekoper Cinta," kata Gubernur.

Baca juga:
BRIN dorong periset perempuan terus berinovasi dan ciptakan penemuan
Ibu Negara berikan penghargaan kepada 514 perempuan Indonesia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel