Gubernur Kepri pastikan arus mudik aman dan lancar

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad memastikan mudik antarpulau di daerah tersebut aman dan lancar saat mengecek langsung Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Telaga Punggur, hingga Pelabuhan internasional Batam Center, Jumat (29/4).

Ansar menyebut dari hasil pemantauan di Bandara Hang Nadim, telah terjadi peningkatan arus mudik baik keberangkatan maupun kedatangan.

Sebelum masa mudik, terpantau jumlah penumpang yang melalui Bandara Hang Nadim berkisar 10.000 orang, namun dalam dua hari ini meningkat menjadi 13.000 orang.

"Kita mengantisipasi terus lonjakan di bandara dan minta disediakan ada beberapa tambahan extra flight, sehingga mudik tahun ini diupayakan berjalan dengan aman dan lancar," kata Gubernur Ansar didampingi Forkopimda Kepri.

Baca juga: Bandara Soekarno Hatta tembus 1.054 penerbangan pada H-4 Lebaran

Sementara di Pelabuhan Batam Center, Gubernur Ansar juga memastikan arus mudik Idul Fitri 1443 Hijriah bisa berlangsung dengan lancar.

Penumpukan penumpang di pelabuhan dalam beberapa hari terakhir, kata dia, biasanya terjadi pada saat waktu-waktu tertentu ketika jadwal keberangkatan dan kedatangan terjadi bersamaan.

"Kita sudah meninjau langsung ke sini bersama Menko Perekonomian, karena pelabuhan ini juga untuk pelaku perjalanan luar negeri. Jadi harus dipastikan dengan cermat, hasilnya aman dan terkendali," tutur Ansar.

Terakhir di pelabuhan kapal roro Telaga Punggur, Gubernur Ansar menekankan Dinas Perhubungan Kepri untuk mengontrol dan memastikan perjalanan kapal roro bisa dinikmati penumpang dengan nyaman.

"Ketersediaan armada roro juga menjadi perhatian utama kita agar dapat mengakomodir warga yang hendak mudik," kata Ansar menegaskan.

Baca juga: Dirjen Perhubungan Udara pantau mudik di Bandara I Gusti Ngurah Rai
Baca juga: Pemudik padati Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel