Gubernur Khofifah Netral dalam Pilkada Serentak, Ini Alasannya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya- Tim Media dari Gubenur Khofifah menegaskan Gubenur Jatim itu netral dan tidak terlibat dalam gerakan mendukung pasangan calon tertentu dalam Pilkada Serentak 2020. Hal ini ditegaskan karena ada beberapa kelompok yang mengatasnamakan Gubernur Khofifah untuk mendukung pasangan calon tertentu.

“Intinya netral dalam pilkada jika ada yang menggunakan nama atau inisial Gubernur Khofifah maka tidak ada hubungannya,” ujar Trisnadi, Ketua Tim Media Khofifah, seperti yang dikutip dari Antara, Senin (2/11/2020).

Pilkada serentak di Jatim digelar di 19 kabupaten dan kota, yakni Kota Surabaya, Kota Blitar, Kota Pasuruan, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Kediri, Gresik, Jember, Lamongan, Malang, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, dan Tuban.

Sebagai gubernur, Khofifah tidak diizinkan terlibat aktif dalam mendukung pasangan calon dalam pilkada serentak.

Menurut Trisnadi, hal ini menjadi sikap adil Khofifah sebagai Gubernur yang merupakan milik seluruh warga Jatim.

Saksikan video pilihan berikut ini: