Gubernur Koster Harap Pemerintah Pusat Segera Cabut PPKM di Bali

Merdeka.com - Merdeka.com - Gubernur Wayan Koster mengusulkan kepada pemerintah pusat agar mencabut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Bali. Alasannya, kasus Covid-19 di Pulau Dewata sudah sangat terkendali.

Koster mengaku sudah menyampaikan usul itu saat rapat bersama Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan. Namun belum ada jawaban dari pemerintah pusat.

"Kalau dengan kepastian PPKM akan dicabut belum ada. Tapi saya mendorong, buat saya, di Bali (PPKM dicabut) makin cepat makin baik. Karena Bali, terus terang dibandingkan dengan provinsi lain itu sangat baik (pengendalian Covid-19)," kata Koster saat konferensi pers di Denpasar, Jumat (18/11) sore.

Hal itu dibuktikan dengan penanganan Covid-19 yang sangat baik di Bali. Vaksinasinya tertinggi di Indonesia. Perekonomian pun mulai pulih sering kembali meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik.

Subvarian XBB

Terkait kemunculan varian baru mutasi omicron subvarian XBB, Koster mengatakan hal itu tidak berdampak kepada Bali. Dia yakni kasus Covid-19 di Bali terkendali.

"Kalau Pandemi Covid-19 dari varian omicron jadi turunnya dari omicron di sejumlah negara itu memang naik. Di Indonesia juga naik, dan Bali hanya naik sedikit dan tidak ada gejala apa-apa," ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa dengan adanya varian baru itu pihaknya mengikuti perkembangan kasus Covid-19. Jumlah warga yang positif dan harus dirawat di rumah sakit jumlahnya kecil.

"Biasanya ketika tahun 2020-2021, ketika ada sesuatu yang mengkhawatirkan itu ada kegalauan dan keresahan di masyarakat yang bisa saya tangkap melalui faskes sampai ke puskesmas maupun juga tempat-tempat kesehatan lainnya yang kita miliki," ujarnya.

"Kalau memang itu ada gejala yang serius, itu pasti ramai dan saya bisa mengikuti itu. Jadi berbagai jaringan yang saya ikuti tidak menunjukkan sesuatu yang mengkhawatirkan. Jadi aman, bahkan saya juga sudah membicarakan kalau situasinya begini terus PPKM itu sudah bisa dicabut," ujarnya. [yan]