Gubernur Lemhannas minta masukan soal kurikulum saat bertemu Prabowo

·Bacaan 1 menit

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menerima kunjungan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Andi Widjajanto di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin.

Gubernur Lemhannas melaporkan beberapa hal kepada Menhan, yang merupakan anggota Dewan Pengarah Lemhannas, guna mendapatkan masukan pada kebijakan dan kurikulum Lemhannas, sebagai antisipasi dinamika lingkungan strategis.

Andi Widjajanto dalam siaran pers dari Humas Kemhan, juga melaporkan proses transformasi kurikulum pendidikan kepemimpinan nasional yang akan dilakukan berkolaborasi dengan Akademi TNI, Lemdiklat Polri, LAN, Universitas Pertahanan (Unhan), dan Lemhannas.

Keduanya juga berdiskusi mengenai dinamika terkini yang terjadi di Ukraina.

"Kemhan dan Lemhannas akan bersama mengkaji pembelajaran utama yang dapat diperoleh Indonesia dari perang yang terjadi," kata Andi Widjajanto.

Lemhannas saat ini memiliki setidaknya lima fokus kajian hingga 2024, di antaranya ekonomi hijau, ekonomi biru, transformasi digital, konsolidasi demokrasi, dan ketahanan IKN.

Dari lima fokus studi ini, kedua pihak bersepakat untuk menjalin kolaborasi studi pada isu tertentu, seperti reformasi militer dan transformasi pertahanan, pertahanan siber, dan pertahanan ibu kota.

Sementara itu, Prabowo berharap Lemhannas dapat mencetak pemimpin nasional yang Pancasilais.

"Semoga Lemhannas dapat senantiasa melahirkan pimpinan nasional yang berkarakter, Pancasilais, dengan pemikiran yang modern, dan teraktualisasi," kata Menhan Prabowo.

Saat menerima Gubernur Lemhannas, Menhan Prabowo didampingi oleh Sekjen Kemhan RI Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, dan sejumlah pejabat Eselon I dan II Kemhan, sedangkan Gubernur Lemhannas didampingi oleh sejumlah pejabat teras Lemhannas.

Baca juga: Menhan menegaskan pentingnya peran Kemlu perkuat pertahanan nasional

Baca juga: Menhan Prabowo terima kunjungan Dubes Tiongkok

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel