Gubernur lepas kontingen Maluku secara virtual

·Bacaan 2 menit

Gubernur Maluku Murad Ismail melepas secara virtual 68 anggota kontingen olahraga perwakilan Maluku yang akan bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Sabtu.

Pelepasan kontingen Maluku yang terdiri dari 42 atlet yang akan bertanding pada 14 cabang olahraga (cabor) dan 26 pelatih itu digelar di lantai tujuh kantor gubernur setempat secara terbatas karena protokol kesehatan COVID-19.

Setelah pelepasan tersebut, kontingen olahraga asal Maluku dijadwalkan berangkat menuju Papua dalam tujuh kloter, yakni 6 September (delapan orang), 12 September (lima orang), 15 September (37 orang), 19 September (14 orang), 22 September (25 orang), 26 September (16 orang) dan 27 September (15 orang) menggunakan pesawat Garuda.

PON ke-20 Papua akan mempertandingkan 37 cabor dengan 681 nomor pertandingan, tapi kontingen Maluku hanya akan berlaga di 14 cabor dengan 49 nomor pertandingan atau kurang dari tujuh persen.

Cabor yang akan diikuti Maluku adalah anggar (tiga atlet), atletik (tujuh atlet), bermotor (tiga atlet), catur (satu atlet), dayung (delapan atlet), karate (tiga atlet), kempo (satu atlet), layar (satu atlet), muaythai (enam atlet), panjat tebing (satu atlet), selam (satu atlet), taekwondo (satu atlet), tinju (empat atlet) dan wushu (dua atlet).

Kendati hanya mengikuti 14 cabor dengan 49 nomor pertandingan, Maluku menargetkan berada di peringkat ke-20 dari 33 provinsi yang berlaga di PON Papua.

Gubernur Maluku Murad Ismail mengatakan, ia merasa bangga dengan atlet-atlet berprestasi dan terpilih untuk mengikuti PON ke-20 di Papua. Ia percaya dengan modal dan potensi yang mereka miliki akan mampu meraih kesuksesan di ajang olahraga tersebut, termasuk mencapai target KONI Provinsi Maluku, yakni delapan emas, 14 perak dan 13 perunggu.

"Perhelatan ini sangat penting dan strategis karena menjadi ajang perjumpaan anak-anak bangsa, saling berbagi pengalaman. Saudara-saudara sekalian adalah putra-putri terbaik yang mewakili daerah," kata dia.

Gubernur Maluku juga mengingatkan para atlet agar senantiasa menjaga dan menjunjung tinggi nama baik daerah dengan selalu berlaku sopan dalam sikap dan tutur kata dengan para atlet dari provinsi lain, agar tidak meninggalkan kesan negatif.

"Sebagai duta daerah kalian punya tanggung jawab ganda, yaitu meraih kesuksesan dan tanggung jawab moral untuk menjaga dan menjunjung tinggi nama baik daerah," ucap Gubernur Maluku Murad Ismail.

Baca juga: Tim futsal Maluku Utara targetkan medali di PON Papua
Baca juga: Pengprov PODSI Maluku: pelatih berjasa membentuk atlet berprestasi
Baca juga: Pengprov IMI Maluku bidik medali di PON Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel