Gubernur lobi pengusaha Singapura berinvestasi di Sulut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey melobi belasan pengusaha dari negara tetangga, Singapura berinvestasi di Provinsi Sulut.

"Daerah ini memiliki sejumlah potensi mulai dari pariwisata, pertanian, kelautan hingga energi terbarukan," kata Gubernur Olly saat menjamu investor di Kolongan, Minahasa Utara, Sulut, Jumat.

Gubernur pun menegaskan tak rugi berinvestasi ke Sulut karena pasarnya besar bahkan bisa dari luar daerah.

Itu tak saja datang dari pasar luar negeri namun juga regional sekitar Sulut seperti daerah tambang di Morowali Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara.

Baca juga: Pemprov Sulut sebut pertanian sokong pertumbuhan ekonomi saat pandemi

Daerah tersebut membutuhkan ketersediaan bahan makanan untuk puluhan ribu tenaga kerjanya.

"Anda invest beli lahan, bangun pabrik saja. Izin keluar tidak lama yang penting kalian langsung investasi biar daerah saya maju, rakyat saya sejahtera," ujar politikus PDIP tersebut.

Presentasi Gubernur disambut antusias, bahkan sejumlah pengusaha langsung menyatakan kesiapannya berinvestasi.

Boyke Ghazali Owner Plaza Indonesia Jakarta dan Johny Andrean pemilik 'breadtalk, JCO Donnuts dan Salon Johny Andrean' langsung melakukan deal investasi pembelian aset di Minahasa Utara dan Tomohon.

Baca juga: BPS: Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sangihe terbaik di Propinsi Sulut

"Kami nyaman dan sangat yakin berinvestasi di Sulut. Apalagi Gubernur nya kayak Pak Olly. Gubernur pro investasi," kata Johny Andrean.

Mendampingi Gubernur dalam makan bersama tersebut yaitu Wagub Sulut Steven Kandouw, Wawali Tomohon Wenny Lumentut, Staf Khusus Gubernur Bidang Pariwisata Dino Gobel dan Jemmy Asiku Ketua Kadinda Manado.

Baca juga: Gubernur: Tol Manado-Bitung pacu pertumbuhan ekonomi di Sulut