Gubernur Maluku Buka Pintu untuk Persebaya Surabaya

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur Maluku, Murad Ismail mengundang Persebaya Surabaya untuk menjaring pemain muda di daerahnya. Dengan tujuan bakat-bakat potensial dari sana bisa mendapatkan wadah untuk mencapai jenjang nasional.

Murad menyampaikan hal itu dalam kesempatan bertemu dengan tim Putra Maluku (Puma). Di mana anggotanya terdiri dari mantan pemain sepakbola asal Maluku yang berkiprah di Pulau Jawa.

Sebagian besar dari mereka ada di Persebaya. Beberapa anggota Puma di antaranya Ferrel Raymond Hattu, Yongki Kastanya, Maura Hally, dan Yusuf Money.

"Setelah pandemi ini berakhir, saya undang teman-teman Persebaya ke sini. Rekrut sebanyak mungkin talenta-talenta yang ada di sini untuk dibawa ke Persebaya," ujar Murad, dikutip dari laman resmi Persebaya.

Selama ini, Murad selalu memfasilitasi bakat-bakat muda yang ada di Maluku untuk bisa menggapai mimpi. Seringkali caranya dengan menjadi sponsor sepakbola antarkampung.

Murad menyadari daerahnya ini terkenal sebagai gudangnya pesepakbola. Salah satunya adalah Tulehu yang disebut-sebut sebagai kampung sepakbola karena melahirkan banyak pemain nasional.

"Bahkan, sampai ada kampung sepakbola segala. Saya undang Persebaya untuk lihat dan ambil. Mudah-mudahan bisa datang. Kita siapkan. Rekrut bakat-bakat terbaik ini,” imbuhnya.

Persebaya dan pesepakbola asal Maluku memang sudah identik sejak lama. Saat ini pun mereka punya satu putra daerah Maluku, yakni Alwi Slamat.

Ferrel Raymond Hattu yang juga mantan pemain Persebaya sangat senang dengan sikap Murad yang mau membuka pintu bagi Persebaya. Harapannya pun manajemen Bajul Ijo berani melangkah sampai membuka akademi.

“Syukur kalau bisa buat akademi di sini. Sayang, bakat-bakat luar biasa ini sampai tidak terwadahi. Biar bisa muncul kembali Khairil Anwar, Rahel Tuasalamony, dan nama-nama hebat lainnya,” katanya.