Gubernur NTB minta OPD respons cepat aduan masyarakat

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah menekankan kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk merespons cepat setiap aduan atau laporan masyarakat.

"Apalagi dengan era sosial media. Setidaknya respons yang segera kalau ada keluhan atau persoalan akan membuat masyarakat terlayani," ujar Gubernur NTB saat mengunjungi Pondok Pesantren, Darul Falah, Desa Toya, Aikmel Utara, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (16/9).

Dikutip dari keterangan tertulis diterima wartawan di Mataram, Sabtu, Gubernur mengatakan bahwa makna kehadiran pemerintah adalah agar dapat melayani kebutuhan masyarakat dengan cepat.

Pada bagian lain, Gubernur mengatakan agenda-agenda kunjungan langsung ke masyarakat selama ini membuahkan kepercayaan bahwa pemerintah siap melayani kebutuhan masyarakat.

Bahkan, dalam setiap kunjungannya tersebut, dirinya kerap mengajak para kepala OPD untuk mengambil tindakan cepat dalam penyelesaian masalah.

Sementara itu Pimpinan Ponpes Darul Falah TGH Muhamad Safwan mengatakan hubungan pemimpin dan ulama adalah untuk kepentingan umat.

"Umara itu memelihara jasmani dan ulama memelihara ruhani," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengapresiasi kehadiran Gubernur NTB bersama para kepala OPD dan berharap kebiasaan mengunjungi langsung masyarakat diteruskan agar membawa keberkahan bagi NTB.

Kepala Desa Toya, Hanah, dalam dialognya bersama Gubernur di Masjid Jami Ali Jaber Komplek Ponpes Darul Falah mengemukakan beberapa persoalan terkait izin pengelolaan wisata, termasuk program rumah tidak layak huni hingga persoalan irigasi.

Pertanyaan ini langsung dijawab beberapa kepala OPD terkait koordinasi dengan kabupaten dan kota maupun memastikan masalah yang dikeluhkan menjadi prioritas penanganan sesuai kewenangan pemerintah provinsi.

Dalam agenda kunjungan tersebut Gubernur dan puluhan kepala OPD juga meresmikan dimulainya pembangunan madrasah Yayasan Hawthoh dan Masjid Jami Ali Jaber.

Gubernur juga menggelar rapat pimpinan dan menginap di Ponpes Darul Falah membahas agenda internasional yang akan digelar dalam waktu dekat di NTB.