Gubernur Sahkan Penetapan UMK Jabar 2013

Bandung (ANTARA) - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengesahkan penetapan upah minimum Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat melalui SK Gubernur Nomor 561/Kep.1405-Bansos/2012 di Bandung, Rabu malam.

Ahmad Heryawan mengatakan Kota Bekasi menjadi daerah dengan UMK 2013 tertinggi di Jawa Barat yakni Rp2,1 juta, dan UMK terendah Kabupaten Majalengka sebesar Rp850.000.

"Dari 26 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, ada 17 daerah yang memiliki besaran UMK sama dengan angka KHL (kebutuhan hidup layak) atau lebih tinggi dibandingkan pencapaian tahun lalu yang hanya 13 daerah," katanya.

Atas penetapan UMK Provinsi Jabar itu, Heryawan mengatakan rasa syukurnya karena bisa berjalan tepat waktu penetapannya.

Ia mengatakan dalam UMK Provinsi Jabar tahun ini kenaikan UMK tertinggi adalah Kota Bogor yang naik Rp827.800, kemudian Kabupaten Bogor naik Rp732.680, dan Karawang naik Rp730.773.

"Sedangkan kenaikan upah terendah Kabupaten Majalengka yang hanya Rp50.000, Kabupaten Kuningan Rp52.000, dan Kabupaten Ciamis kenaikannya Rp60.325," katanya.

Menurut dia, UMK Provinsi Jabar di wilayah Bandung Raya, Bogor Raya, dan Bekasi Raya nilainya di atas KHL, dan UMK di bawah KHL di sembilan Kabupaten/Kota di wilayah Priangan timur.

Oleh karena itu, pihaknya berharap UMK tersebut menjadi kesepakatan bersama antara pengusaha dan buruh, sehingga mampu menjadikan hubungan haromonis, karena keduanya dinilai memiliki peran penting demi kemajuan perekonomian Tatar Pasundan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar Hening Widyatmoko mengatakan penetapan UMK Provinsi Jabar memakan waktu lama, karena negosiasi alot antara buruh, pemerintah dan pengusaha yang tergabung dalam Dewan Pengupahan.

"Jadi hal tersebut dilakukan demi mencapai kesepakatan bersama. Selain itu, rekomendasi dari Kabupaten/Kota di Jabar kepada pemerintah provinsi juga berlangsung lambat. Bahkan, surat rekomendasi yang diberikan kerap mengalami sejumlah perbaikan," kata Hening.

Menurut dia, proses penetapan UMK Provinsi Jabar memakan waktu sekitar dua minggu, yakni sejak 5 November 2012.

Berikut daftar nilai UMK Kabupaten/Kota di Jawa Barat untuk tahun 2013 sesuai dengan SK Gubernur Jawa Barat yang ditandatangani pada 21 November 2012.

Kota Bandung Rp1.538.703, Kota Cimahi Rp1.388.333, Kabupaten Bandung Rp1.388.333, Kabupaten Bandung Barat Rp1.396.399, Kota Tasikmalaya Rp1.045.000, Kabupaten Bekasi Rp2.002.000, Kota Bekasi Rp2.100.000, Kabupaten Bogor Rp2.042.000, Kabupaten Sukabumi Rp1.201.020, Kota Sukabumi Rp1.050.000.

Lalu Kabupaten Cianjur Rp970.000, Kabupaten Cirebon Rp1.081.300, Kabupaten Indramayu Rp1.125.000, Kota Depok Rp2.042.000, Kota Banjar Rp950.000, Kabupaten Sumedang Rp1.381.700, Kabupaten Garut Rp880.000, Kabupaten Ciamis Rp793.750, Kabupaten Subang Rp862.500, Kabupaten Purwakarta Rp1.047.500.

Kemudian Kabupaten Karawang Rp1.269.227, Kota Bogor Rp1.174.200, Kabupaten Majalengka Rp800.000, Kota Cirebon Rp980.000, Kabupaten Tasikmalaya Rp946.000, Kabupaten Kuningan Rp805.000.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.