Gubernur Sulbar menjalin kerja sama dengan investor di Belgia

Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) menjalin kerja sama dengan sejumlah investor di Belgia untuk pembangunan ekonomi, dengan mengedepankan pembangunan ekologi lingkungan di Sulbar.

Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Akmal Malik menjalin kerja sama dengan sejumlah investor di Belgia untuk pembangunan ekonomi dengan mengedepankan pembangunan ekologi lingkungan di Sulbar, Sabtu (06/8/2022). ANTARA/M Faisal Hanapi
Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Akmal Malik menjalin kerja sama dengan sejumlah investor di Belgia untuk pembangunan ekonomi dengan mengedepankan pembangunan ekologi lingkungan di Sulbar, Sabtu (06/8/2022). ANTARA/M Faisal Hanapi

"Sejumlah investor telah ditemui yang siap menjalin kerja sama di Sulbar untuk membangun ekonomi dengan mendorong partisipasi masyarakat dan mengedepankan pembangunan ekologi lingkungan," kata Penjabat Gubernur Sulbar Akmal Malik, di Mamuju, Sabtu.

Ia mengatakan, sejumlah investor yang ditemuinya untuk menjalin kerja sama, di antaranya perwakilan lembaga Islamic International Bank Mr Reza.

Selain itu, Guy Vandendungen selaku Chief Executive Officer (CEO) organisasi Pulsar Power, kemudian Johny Browaeys sebagai perwakilan organisasi nirlaba dari European Chamber.

Kemudian Gubernur juga menemui dua orang ahli, yakni Dirk D’herde dan Coen Van Den Wijngart yang merupakan perwakilan Green Energy Eropa dan Expert Wilayah Kepulauan.

Menurut Gubernur Sulbar, pertemuan dengan investor tersebut untuk membahas tentang pentingnya kolaborasi dalam pembangunan ekonomi, khususnya terkait kebijakan yang mengedepankan keberlanjutan ekologi, memaksimalkan energi terbarukan dengan mendorong partisipasi masyarakat.

"Dalam pertemuan itu dibahas tentang potensi di Sulbar yang bisa dikembangkan untuk berinvestasi," katanya.

Ia menyampaikan, lembaga Islamic International Bank sudah berpengalaman mendanai berbagai program pembangunan berbasis ecology sustainability.

"Lembaga tersebut siap bekerjasama dengan para ahli di negara Eropa yang berpusat di Belgia dan Belanda, untuk mendanai program pelestarian terumbu karang di Sulbar," katanya pula.

Gubernur mengatakan Islamic International Bank siap membiayai program pelestarian terumbu karang di Sulbar, dan akan melakukan desain program yang akan segera disiapkan bersama, pada bulan depan di Negara Singapura.

Dia juga mengatakan, Pemerintah Sulbar juga mendapatkan tawaran kerja sama dari European Chamber bersama Pulsar Power terkait pembiayaan pelestarian lingkungan, baik berupa agroindustri maupun pelestarian maritim dan terumbu karang.

"Investor tersebut dalam bekerjasama dengan Pemerintah Sulbar akan menggunakan fasilitas pulsar token sebagai media pembayaran langsung kepada masyarakat yang berkontribusi secara nyata terhadap pelestarian lingkungan," katanya pula.

Gubernur mengatakan, model kerja sama yang direncanakan investor tersebut, sebelumnya sudah sukses juga dilaksanakan pada program agrobisnis di Filipina.

"Sehingga kerja sama ini akan serius dilaksanakan, karena juga pelestarian terumbu karang di negara kepulauan berkontribusi besar terhadap lingkungan dunia," kata dia.

Ia mengatakan, akan segera dibentuk tim project yang melibatkan perwakilan Islamic International Bank dan para ahli yang terdiri dari perwakilan beberapa negara Eropa untuk mewujudkan kerja sama tersebut.

"Segera dibentuk tim pendahulu yang akan meninjau lokasi program kerja sama di Sulbar, dan selanjutnya menjalankan program kerja sama strategis ini," katanya lagi.
Baca juga: Sulbar Gandeng Investor Korsel Kembangkan Rumput Laut
Baca juga: Investor Swiss siap kelola klon kakao Sulawesi I, II di Sulbar

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel