Gubernur Sulut: TPAKD harus mampu gerakkan ekonomi masyarakat

·Bacaan 1 menit

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengharapkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) mampu menggerakkan perekonomian masyarakat di daerah tersebut.

"Sebanyak 14 kabupaten dan kota telah memiliki TPAKD dan diharapkan ekonomi bisa digerakkan dari pelosok desa," kata Olly, di Manado, Sabtu.

Gubernur berharap TPAKD dapat bekerja dengan baik. Bahkan bisa menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Saya berharap semuanya dapat bekerja untuk kesejahteraan rakyat,” kata Olly.

Kegiatan yang dipelopori Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara Gorontalo Maluku Utara (Sulutgomalut) tersebut diharapkan memberikan dampak bagi ekonomi.

Kepala OJK Sulutgomalut Darwisman TPAKD merupakan forum komunikasi untuk memudahkan akses keuangan masyarakat dalam proses pembiayaan dengan perbankan.

Darwisman menuturkan dengan adanya TPAKD akan meniminalisir masyarakat meminjam di rentenir. Apalagi selama ini bunga rentenir terbilang tinggi.

“Semoga petani, nelayan, pedagang dan lain sebagainya dari yang meminjam di tengkulak/rentenir dapat meminjam di perbankan. Kalau perbankan bunganya lebih rendah dan lebih murah,” jelas Darwisman.

Dia mengatakan dengan percepatan akses keuangan, potensi daerah akan didorong secara masif. Bahkan tidak menutup kemungkinan mendorong potensi-potensi baru dalam daerah masing-masing.

Diketahui, Kota Bitung dan Provinsi Sulut sudah lebih dulu membentuk TPAKD, sehingga total TPAKD di Sulut mencapai 16.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel