Gubernur Syamsuar minta Raja Juli Antoni selesaikan konflik tanah Riau

Gubernur Riau Syamsuar minta Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Raja Juli Antoni, yang juga putra asli Riau, menyelesaikan beragam konflik tanah di provinsi ini.

"Saya sudah sampaikan ucapan selamat kepada Adinda Raja Juli Antoni. Beliau bilang mau ke Riau, kita siap menyambutnya," kata Syamsuar dalam keterangan di Pekanbaru, Kamis.

Selain menyampaikan ucapan selamat melalui telepon, Syamsuar juga minta Raja Juli pulang kampung, sebab banyak permasalahan konflik lahan dan agraria yang harus dituntaskan di Bumi Melayu ini.

Raja Juli Antoni yang dilantik menjadi Wamen ATR/BPN pada 15 Juni 2022 itu merupakan anak Jati Riau, lahir di Pekanbaru pada 13 Juli 1977.

"Saya bilang datanglah, balik kampung. Tolong bantu ini selesaikan konflik-konflik lahan di Riau. Baliklah, sujud syukur dulu, saya bilang. Beliau siap dan nanti kita dibantu agar masalah konflik lahan tuntas," kata Syamsuar mengulang percakapannya dengan Raja Juli Antoni.

Baca juga: Presiden beri tugas selesaikan konflik agraria ke Raja Juli

Syamsuar menyebut konflik lahan terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Namun, konflik terbesar terjadi di Riau dan telah menjadi perhatian Presiden Joko Widodo.

"Pak Menteri sudah menyampaikan kepada Pak Presiden bahwa masalah konflik jadi pekerjaan rumah dan saya lihat PR itu diberikan kepada Adinda Juli Antoni yang juga putra Riau. Ya sangat bersyukur kita. Mudah-mudahan bisa terbantu kita," kata Syamsuar.

Sebelum menjadi petinggi di DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Toni, demikian Raja Juli Antoni biasa disapa, aktif di organisasi pelajar dan kepemudaan Muhammadiyah. Ia juga pernah memimpin Ma'arif Institute. Ia menyelesaikan kuliah doktornya dengan beasiswa.

"Saya kenal betul beliau, sejak sekolah dan kuliah beliau aktif. Organisasi juga aktif dan cerdas. Jabatan itu layak bagi dia. Tentu tugas bersama untuk menyelesaikan konflik di Riau," katanya.

Baca juga: Raja Juli siap bantu Hadi Tjahjanto di Kementerian ATR/BPN

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel