Gubernur yang sebut "preman" para gadis minta maaf

CHARLESTON, West Virginia (AP) - Gubernur West Virginia Jim Justice pada Jumat menawarkan permintaan maaf bersyarat karena menyebut "preman" kepada tim bola basket putri sebuah SMA, dengan mengatakan dia tak tahu pernyataan itu bakal menimbulkan masalah.

Justice menuai kritik karena menggunakan istilah itu setelah perkelahian pecah dalam sebuah pertandingan yang panas Selasa malam di antara SMA Greenbrier East yang pernah dilatihnya melawan SMA Woodrow Wilson.

"Saya benci mengatakannya dengan yang sebaliknya, tetapi jujur kepada Tuhan hal yang sama pernah terjadi dua kali di Woodrow," kata Justice.

Pelatih tim ini berwarna hitam, seperti juga sejumlah pemainnya.

Komentarnya ini menyebar cepat di media sosial dan seorang anggota parlemen daerah Mike Pushkin mencuit bahwa sang gubernur membuat celaan rasis.

Pada Rabu, gubernur dari Partai Republik itu membela diri dengan mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan "Siapa pun yang menuduh saya membuat cercaan rasis sungguh tak masuk akal."

“Ini adalah putri-putri SMA yang bermain atletik di sistem sekolah kita. Menjadi gubernur dan menyebut mereka preman itu tidak profesional dan tidak dewasa,” kata Timothy Miley, pemimpin minoritas Demokrat di DPR negara bagian itu, seraya menambahkan bahwa ia menganggap istilah itu berkonotasi rasial. "Ketika Anda menggunakan frasa semacam itu, ada akibatnya, entah disengaja oleh Anda atau tidak."

Kemudian pada Jumat, dalam sebuah wawancara dengan afiliasi ABC lokal WCHS-TV, Justice mengaku menyesal.

"Pertama-tama, saka akan memberi tahu mereka bahwa saya sungguh minta maaf karena melakukan hal yang telah menyinggung mereka. Yang kedua, saya hanya akan mengatakan ini, Barack Obama pernah menggunakan istilah itu,” kata dia. “Koran-koran di negara kita pernah menggunakan istilah ini. The New York Times menggunakan istilah itu setiap waktu. "

"Jika kita perlu menggunakan istilah lain kita akan bilang, Anda tahu seandainya saya bisa menariknya lagi, tentu saja, saya akan menariknya karena Anda tahu, saya tidak pernah berniat menyinggung siapa pun," kata Hakim kepada stasiun.