Gudang Garam Siap Tebar Dividen Tunai Rp 5 Triliun

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyepakati penggunaan laba bersih tahun buku 2020 sebesar Rp 5 triliun sebagai dividen.

Besaran dividen yang diterima masing-masing pemegang saham sebesar Rp 2.600 per lembar saham. Sementara sisa laba yang tidak dibagikan, akan dialokasikan untuk menambah modal kerja Perseroan.

Merujuk laporan keuangan PT Gudang Garam Tbk, pada 2020 membukukan pendapatan yang naik 3,57 persen, dari Rp 110,52 triliun pada 2019 menjadi Rp 114,47 triliun pada 2020.

Biaya pokok penjualan naik 10,65 persen menjadi Rp 97,08 triliun pada 2020 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 87,74 triliun. Laba bruto susut 23,67 persen dari Rp 22,78 triliun pada 2019 menjadi Rp 17,38 triliun pada 2020.

Dari raihan itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 29,71 persen menjadi Rp 7,64 triliun pada 2020 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 10,88 triliun. Dengan demikian, laba per saham dasar dan dilusi turun menjadi Rp 3,975 pada 2020 dari periode 2019 sebesar Rp 5,655.

Mengutip keterangan tertulis, Kamis (8/7/2021), selain pembagian dividen, RUPS kali ini juga menyepakati perubahan susunan manajemen Perseroan. Hal itu menyusul pengunduran diri Susanto Widiantoko dari jabatannya selaku Direktur Perseroan yang juga telah disetujui dalam RUPS.

Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris:

Presiden Komisaris: Juni Setiawati Wonowidjojo

Komisaris: Lucas Mulia Suhardja

Komisaris Independen: Frank Willem van Gelder

Komisaris Independen: Gotama Hengdratsonata

Direksi: Presiden Direktur: Susilo Wonowidjojo

Direktur: Heru Budiman

Direktur: Herry Susianti

Direktur: Istata Taswin Siddharta

Direktur: Andik Wahyudi

Direktur: Hamdhany Halim

Direktur Independen: Sony Sasono Rahmadi

Gerak Saham GGRM

Pengunjung mengabadikan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pengunjung mengabadikan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Pada penutupan perdagangan saham Kamis, 8 Juli 2021, saham GGRM melemah 0,67 persen ke posisi Rp 40.575. Saham GGRM dibuka turun 850 poin ke posisi Rp 40.000 per saham.

Saham GGRM berada di level tertinggi Rp 42.900 dan terendah Rp 40.000. Total frekuensi perdagangan saham 8.190 kali dengan volume perdagangan 48.527. Nilai transaksi harian saham Rp 200,3 miliar.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel