Gugatan Pasangan Hak Mulai Disidangkan di MK

Lebak (Antara) - Gugatan perkara perselisihan pemilihan kepala daerah pasangan Amir Hamzah-Kasmin (HAK) mulai disidangkan di Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Senin.

"Kami berharap sidang gugatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) ini berjalan lancar dan tertib," kata Wakil Ketua Tim HAK Endang Lukman Hakim, saat dihubungi, Senin.

Ia mengatakan, permohonan pasangan HAK untuk menggugat Iti Octavia-Ade Sumardi (IDE) yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat sebagai pemenang Pilkada 2013.

Kemenangan Pilkada ini, kata dia, berujung dengan melakukan permohonan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Pasangan IDE sebagai tergugat pada Sidang MK ini diduga melakukan kecurangan-kecurangan dalam Pilkada.

"Kami berharap mencari keadilan ini benar-benar ditegakkan," katanya.

Menurut dia, pasangan HAK telah menunjuk tim pengacara Samsul Huda diharapkan bisa memenangi sidang gugatan Pilkada ini.

Materi gugatan perkara itu antara lain kemenangan IDE diduga melakukan kecurangan dengan terstuktur, sistematis dan masif, termasuk gugatan kecurangan suara.

Bahkan, pasangan HAK menyiapkan saksi sebanyak 200 orang secara suka rela untuk memberikan keterangan atas dugaan kecurangan Pilkada itu.

"Kami minta seluruh warga Lebak tetap menjaga kondusifitas dan keamanan," katanya.

Sekretaris Tim Pemenangan IDE, Khoerul Umam mengatakan pihaknya siap menghadapi gugatan kemenangan Pilkada yang diajukan oleh pasangan HAK.

"Kami tidak getar menghadapi gugatan ke MK karena kemenangan Pilkada ini merupakan kemenangan murni suara rakyat Lebak," katanya.

Kemenangan IDE ini setelah ditetapkan KPU setempat pada Sidang Pleno, 8 September 2013 dengan mengalahkan dua pasangan lainnya.

Pasangan IDE meraih 407.156 suara atau 62,37 persen, Amir Hamzah-Kasmin (HAK) dengan meraih 226.440 suara atau 34,69 persen.

Sedangkan, pasangan Pepep Faisaludin-Aang (Panglima) memperoleh 19.163 suara atau 2,94 persen.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.