Gugatan Praperadilan Penangkapan Tidak Sah Laskar FPI Dibacakan

Ezra Sihite
·Bacaan 1 menit

VIVAPengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar sidang praperadilan penangkapan tidak sah anggota laskar FPI M Suci Khadavi dengan agenda pembacaan gugatan praperadilan dari pemohon pada Senin, 1 Februari 2021.

Dari pantauan VIVA di lokasi, sidang yang dipimpin Hakim Tunggal Ahmad Suhel digelar di ruang 3 Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dihadiri oleh pemohon yaitu pengacara Khadavi, Rudy Marjono. Termohon 1 dan 2 dari Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri sedangkan Termohon 3 atau Komnas HAM tidak hadir.

Dalam persidangan Hakim menyatakan gugatan tersebut dianggap dibacakan.

"Sudah terima surat (gugatan Pemohon) para termohon?" tanya hakim di persidangan di Jakarta pada Senin,01 Januari 2021

Termohon 1 dan termohon 2 mengatakan kalau pihaknya sudah menerima surat gugatan praperadilan tersebut.

Selanjutnya hakim pun menyatakan gugatan itu dianggap dibacakan setelah sebelumnya para Termohon menyetujui kalau gugatan itu dianggap dibacakan sebagaimana yang ditanyakan hakim.

Persidangan pun kembali dilanjutkan pada Selasa, 2 Februari 2021 mendatang dengan agenda jawaban dari pihak termohon atas gugatan keluarga Khadavi.

"Besok kita agendakan sekitar jam setengah 10, itu lebih baik. Sidang selesai dan ditutup," ujar hakim tunggal Ahmad Suhel.

Untuk diketahui, sebelumnya hakim tunggal Ahmad Suhel menunda jalannya sidang perdana yang berlangsung pada Senin, 18 Januari 2o21 lalu terkait tidak sahnya penangkapan terhadap anggota Laskr FPI, M Suci Khadavi Putra. Pasalnya, tiga pihak termohon tidak hadir di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.