Guinea putuskan absen di Olimpiade Tokyo karena pandemi COVID-19

·Bacaan 1 menit

Guinea memutuskan untuk tidak mengirim delegasi ke Olimpiade Tokyo karena pandemi COVID-19, kata Menteri Olahraga Sanoussy Bantama Sow seperti dikuti AFP, Kamis.

"Akibat munculnya varian COVID-19, pemerintah peduli menjaga kesehatan atlet Guinea, dengan menyesal telah memutuskan untuk membatalkan partisipasi Guinea di Olimpiade Tokyo," tulis Sanoussy Bantama Sow dalam surat yang ditujukan kepada Presiden Komite Olimpiade Guinea yang dilihat oleh AFP.

Namun berdasarkan laporan AFP, seorang sumber yang dekat dengan pemerintah di Conakry mengatakan bahwa keputusan untuk tidak mengirim tim yang beranggotakan lima orang itu merupakan konsekuensi dari kendala keuangan.

Baca juga: Ibu Negara Amerika Serikat tiba di Tokyo hadiri pembukaan Olimpiade

Media Guinea juga mengklaim penarikan tersebut terkait keuangan bukan semata demi kesehatan tim yang tidak pernah memenangi medali dalam 11 penampilan di Olimpiade.

Guinea di Olimpiade Tokyo diperkuat lima atlet yakni, Fatoumata Yarie Camara (gulat gaya bebas), Mamadou Samba Bah (judo), Fatoumata Lamarana Toure dan Mamadou Tahirou Bah (renang) dan Aissata Deen Conte (atletik, 100m putri).

Bagi Guinea, ini merupakan kali ketiga dalam sejarah absen di Olimpiade setelah keputusan yang sama dilakukan pada Olimpiade Munich 1972 dan Montreal 1976.

Sementara itu, sebelumnya Korea Utara mengumumkan pada April bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam Olimpiade Tokyo untuk "melindungi" atletnya dari risiko apa pun yang terkait dengan pandemi virus corona.

Baca juga: Indonesia turunkan 10 orang dalam defile pembukaan Olimpiade Tokyo
Baca juga: 950 orang hadiri upacara pembukaan Olimpiade Tokyo

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel