Gunakan Sistem Tempel, Pengedar Sabu Ditangkap di Bogor

Merdeka.com - Merdeka.com - Polres Bogor menangkap lelaki berinisial MAS atas kepemilikan 1,3 kilogram narkotika jenis sabu. Jika dikonversi dalam bentuk uang, sabu tersebut bernilai Rp1,6 miliar.

Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin mengatakan, pelaku berinisial MAS tersebut merupakan pengedar sabu di wilayah Jabodetabek. Pelaku mengedarkannya dengan sistem tempel.

"Pengungkapan, berdasarkan informasi awal kepada tim. Selanjutnya dilakukan penyelidikan dan diamankan tersangka berinisial MAS. Dari yang bersangkutan kami amankan 1,3 kilogram sabu," kata Iman, Rabu (31/8).

Iman mengungkapkan, pihaknya terus melakukan pengembangan atas kasus ini untuk mengetahui jaringan narkoba pelaku MAS. Polres Bogor juga menetapkan seorang buron pasca MAS ditangkap.

“Modus operasi pelaku menjual narkoba dengan sistem COD dan tempel. Barangnya ditempatkan pada suatu tempat lalu pembeli diberi petunjuk melalui peta. Barang buktinya jika dikonversi ke uang mencapai Rp1,6 miliar,” terangnya.

Menurutnya, dengan menyita 1,3 kilogram sabu tersebut, pihaknya telah menyelamatkan lebih dari 7.000 orang dari jeratan narkotika.

Sementara pelaku disangkakan dengan Pasal 112 ayat (2) dan 114 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana 20 tahun dan denda Rp10 miliar.

Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP Muhamad Ilham mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan penyidikan lebih lanjut terkait jaringan narkotika ini.

"Dari pengakuan tersangka, dia telah mengedarkan selama dua bulan. Untuk jaringannya masih pendalaman. Satu orang jug kami tetapkan sebagai DPO," jelasnya. [fik]