Gunung Ili Lewotolok Erupsi Lagi, Tinggi Kolom 500 Meter

Fikri Halim, Syaefullah
·Bacaan 1 menit

VIVAGunung Ile Lewotolok, Nusa Tenggara Timur, kembali erupsi pada Jumat, 4 Desember 2020, pukul 08:22 WITA. Demikian diinformasikan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Dengan tinggi kolom abu teramati ±500 meter di atas puncak (±1.923 meter di atas permukaan laut),” kata Kepala PVMBG, Kasbani kepada VIVA di Jakarta.

Baca juga: Anggota DPRD DKI Minta Naik Gaji, PKB: Rakyat Sedang Kesulitan

Ia menjelaskan, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 10 mm dan durasi ± 29 detik.

Saat ini, Gunung Ile Lewotolok berada pada Status Level III (Siaga). Untuk itu PVMBG mengimbau kepada masyarakat di sekitar Gunung Ile Lewotolok dan pengunjung, pendaki, wisatawan agar tidak berada dan tidak melakukan pendakian.

Warga juga diminta tidak beraktivitas dalam zona perkiraan bahaya di dalam area kawah Gunung Ile Lewotolok dan di seluruh area dalam radius 4 km dari puncak atau pusat aktivitas Gunung Ile Lewotolok.

BNPB juga memberikan bantuan dana siap pakai sebesar Rp1 miliar untuk penanganan darurat. Selain dana, BNPB pun menyediakan tenda pengungsi 5 unit, fleksibel tank 2 unit, family kits 2.000 paket, sandang 200 paket, perlengkapan bayi 500 paket, tambahan gizi 1.200 paket. Selain itu ada tambahan lauk 1.200 lauk, makanan siap saji 1.200 paket, masker kain 200 lembar, matras 4.009 lembar dan selimut 5.500 lembar.

Dalam memudahkan dan mengefektifkan distribusi bantuan logistik tersebut, BNPB menggerakkan helikopter Chinook dari Kota Kupang menuju Lembata. (ase)