Update Gunung Merapi, Hari Ini Terdengar 2 Kali Suara Guguran

Dusep Malik, Syaefullah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Geologi menyebutkan, Gunung Merapi (2968 mdpl), yang berada di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah saat ini kondisinya pada level 3 atau siaga.

“Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah. Terdengar suara guguran dua kali (sedang) dari Pos Babadan,” kata Kepala PVMBG, Kasbani kepada VIVA, Kamis, 19 November 2020.

Saat ini, cuaca di Gunung Merapi cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara 24-30 derajat Celsius, kelembapan udara 56-64 persen, dan tekanan udara 567.7-687 mmHg.

Prakiraan daerah bahaya meliputi: Provinsi DIY meliputi, Kabupaten Sleman, Kecamatan. Cangkringan, Desa Glagaharjo (Dusun Kalitengah Lor); Desa Kepuharjo (Dusun Kaliadem); Desa Umbulharjo (Dusun Palemsari).

Provinsi Jawa Tengah meliputi: Kabupaten Magelang, Kecamatan Dukun: Desa Ngargomulyo (Dusun Batur Ngisor, Gemer, Ngandong, Karanganyar); Desa Krinjing (Dusun Trayem, Pugeran, Trono); Desa Paten (Babadan 1, Babadan 2)

Lalu, Kabupaten Boyolali, Kecamatan Selo: Desa Tlogolele (Dusun Stabelan, Takeran, Belang); Desa Klakah (Dusun Sumber, Bakalan, Bangunsari, Klakah Nduwur); Desa Jrakah (Dusun Jarak, Sepi).

Kemudian, Kabupaten Klaten, Kecamatan Kemalang: Desa Tegal Mulyo (Dusun Pajekan, Canguk, Sumur); Desa Sidorejo (Dusun Petung, Kembangan, Deles); Desa Balerante (Dusun Sambungrejo, Ngipiksari, Gondang).

Dalam hal ini, Kasbani mengimbau kepada penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) III direkomendasikan untuk dihentikan.

“Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat.

“Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” katanya.