Gunung Sinabung Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter

Lis Yuliawati, Putra Nasution (Medan)
·Bacaan 1 menit

VIVAGunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara terus menunjukkan aktivitasnya. Hari ini, Gunung api itu tercatat dua kali erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter.

Berdasarkan data dari Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pos pantau Sinabung, erupsi pertama terjadi sekitar pukul 06.06 WIB dengan abu vulkanik teramati setinggi 1.000 meter. Kemudian, erupsi itu beramplitudo 36 mm dengan durasi 3 menit 44 detik.

"Menyemburkan abu vulkanis dengan sejauh 1.000 meter dari puncak dengan warna putih tebal dan dibawa angin condong ke arah Selatan dan Barat Daya," kata Petugas pos pantau Sinabung, Muhammad Assory, Selasa, 27 April 2021.

Gunung Sinabung erupsi kedua kali, Assory menjelaskan, terjadi pada pukul 08.12 WIB dengan amatan kolom abu valkanik dengan ketinggian yang sama, yakni 1.000 meter.

Kemudian, erupsi dengan amplitudo 46 mm berdurasi 3 menit 44 detik. "Abu condong dibawa angin ke arah Selatan dan Barat Daya," ucapnya.

Assory mengimbau kepada warga maupun wisatawan untuk tidak mendekat atau memasuki zona bahaya Sinabung yang sudah direkomendasikan. "Karena aktivitas Sinabung masih sangat tinggi dan dapat terjadi erupsi dan awan panas susulan kapan saja," ujarnya.

Jika terjadi hujan abu, ia juga mengimbau masyarakat untuk memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Kemudian mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

"Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar," ujarnya.